KOKO KUKER

KOKO KUKER Anak petani milenial yang berasal dari batam

Daun kemangi bercak kuning? Itu bukan kebanyakan pupuk, melainkan serangan jamur! πŸ‘€ Jamur biasanya muncul karena kelemba...
17/08/2025

Daun kemangi bercak kuning?
Itu bukan kebanyakan pupuk, melainkan serangan jamur!
πŸ‘€ Jamur biasanya muncul karena kelembaban tinggi, sirkulasi udara kurang, atau daun sering basah lama setelah penyiraman/hujan. Akibatnya daun muncul bercak kuning lalu coklat dan cepat rusak.
🌿 Solusinya: untuk organik bisa gunakan pesnab (pestisida nabati) dari bawang putih + daun sirih + sereh yang disemprotkan rutin 3–4 hari sekali.

Kalau pakai kimia, bisa campur Abamektin 1 ml/liter + Dithane 2 g/liter air, lalu semprot merata ke bagian atas & bawah daun. Interval aplikasi 5–7 hari sekali, hentikan jika sudah membaik. ✨

Urea 2 kg cuma Rp10.000, sedangkan UltraDAP 1 kg harganya Rp50.000.Emang bisa kita bikin UltraDAP sendiri? πŸ€”Bisaaa! Dan ...
17/08/2025

Urea 2 kg cuma Rp10.000, sedangkan UltraDAP 1 kg harganya Rp50.000.
Emang bisa kita bikin UltraDAP sendiri? πŸ€”
Bisaaa! Dan caranya gampang banget!"

πŸ§‘β€πŸ”¬ Penjelasan Ilmiah

UltraDAP (Diammonium Phosphate) umumnya punya kandungan:

N (Nitrogen) β†’ untuk pertumbuhan daun & batang.

P (Fosfor) β†’ merangsang akar & bunga.

Ca, Mg, Zn, Mn β†’ unsur mikro untuk kesehatan tanaman.

🌱 Kenapa bisa dibuat dari Urea + Leaf Mold + Air Cucian Beras?

Urea β†’ kaya Nitrogen (46%), bahan utama untuk pertumbuhan.

Leaf mold (tanah serasah) β†’ penuh mikroba dekomposer, bisa mengurai urea + menghasilkan enzim & hormon tumbuh.

Air cucian beras β†’ makanan (glukosa, pati, vitamin B) untuk mikroba supaya aktif berkembang biak.

πŸ“¦ Bahan yang Dibutuhkan

1 kg Urea

1 kg Tanah leaf mold (tanah humus/serasah hutan berjamur putih, sumber mikroba alami)

5 liter Air cucian beras (sumber karbohidrat)

πŸ§ͺ Cara Membuat

1. Campurkan 1 kg urea + 1 kg leaf mold + 5 liter air cucian beras.

2. Aduk rata, lalu simpan di wadah tertutup tapi masih bisa keluar gas (jangan rapat sekali).

3. Fermentasi 24–48 jam (maksimal 7 hari).

4. Setelah itu siap dipakai β†’ hasilnya bisa jadi 10–12 tangki semprot (ukuran 14–16 liter) untuk kocor akar.

⚠️ Catatan: Jangan disimpan lebih dari 7 hari karena bisa basi / kadaluarsa.

πŸ‘‰ Kombinasi ini menghasilkan cairan kaya N + enzim + sedikit P dan hormon alami β†’ mirip fungsi UltraDAP, tapi versi organik dan ramah kantong.

"Jadi, dengan modal urea 10 ribuan + bahan dapur, kita bisa bikin POC UltraDAP sendiri untuk 10–12 tangki.
Murah, mudah, dan tanaman tetap subur. 🌱
Jangan lupa, habiskan maksimal 7 hari ya supaya tidak basi!"

Kenapa β€œsemprot tiap hari” tetap gagal?1. Hama tidak selalu ada di permukaan saat disemprotLalat buah betina menusukkan ...
13/08/2025

Kenapa β€œsemprot tiap hari” tetap gagal?

1. Hama tidak selalu ada di permukaan saat disemprot

Lalat buah betina menusukkan telur ke dalam buah β†’ larva aman di dalam, insektisida kontak tidak masuk.

Trips sering sembunyi di dalam kuncup atau di balik daun, sehingga banyak yang lolos semprot.

2. Resistensi hama

Kalau bahan aktifnya itu-itu saja, hama cepat kebal.

Setelah kebal, insektisida hanya bikin mereka β€œpingsan sebentar” tapi tidak mati.

3. Waktu aplikasi salah

Lalat buah aktif pagi dan sore β†’ kalau semprot siang terik, banyak yang tidak kena.

Kutu kebul & trips bisa aktif sepanjang hari tapi punya tempat persembunyian yang aman.

4. Hujan atau embun tebal

Kalau turun hujan atau embun malam, residu insektisida hilang, perlindungan tinggal sedikit.

5. Tidak ada pengendalian terpadu

Insektisida cuma salah satu cara.

Kalau tidak ada perangkap, sanitasi, musuh alami, atau varietas tahan, populasinya tetap cepat naik.

---

Jadi, apa yang seharusnya dilakukan?

Kalau mau benar-benar menekan hama keras kepala seperti lalat buah, trips, dan kutu kebul:

1. Gunakan Pest Management terpadu (IPM):

Perangkap & barier (petrogenol, perangkap kuning/biru untuk trips dan kutu kebul).

Sanitasi kebun (buang sumber hama, cabut tanaman terinfeksi parah).

Musuh alami (jamur Beauveria bassiana, predator alami).

2. Rotasi bahan aktif insektisida:

Jangan pakai bahan aktif yang sama lebih dari 2Γ— berturut-turut.

3. Timing aplikasi tepat:

Lalat buah β†’ semprot pagi atau sore saat aktif terbang.

Trips/kutu kebul β†’ semprot pagi sebelum mereka terlalu aktif dan panas menyengat.

4. Gunakan perekat/perata:

Supaya larutan menempel di daun/buah dan tahan hujan ringan.

Gemburin tanah 1000x pun sia-sia kalau kamu gak pakai bahan rahasia ini! Tanah boleh kamu cangkul dan rotary sampai cape...
12/08/2025

Gemburin tanah 1000x pun sia-sia kalau kamu gak pakai bahan rahasia ini! Tanah boleh kamu cangkul dan rotary sampai capek, tapi kalau gak pakai bahan yang tepat, tanah tetap keras, kurang subur, dan tanaman jadi susah tumbuh. Kenapa? Karena gemburin cuma memecah struktur tanah secara fisik, tapi gak langsung memperbaiki kandungan nutrisi dan mikroorganisme penting di dalamnya. Tanah yang sehat itu bukan cuma gembur, tapi juga kaya akan bahan organik dan mikroba baik yang membantu akar tanaman menyerap nutrisi secara optimal. Jadi, setelah kamu gemburin tanah, jangan lupa tambahkan kompos matang, pupuk kandang, dan mikroorganisme seperti EM4 atau POC supaya tanah bisa pulih, subur, dan tanaman kamu tumbuh maksimal! Gak percaya? Coba sendiri dan rasakan bedanya! 🌱πŸ”₯

Insektisida Hayati BT: Solusi Ramah Lingkungan untuk Pengendalian HamaBT atau Bacillus thuringiensis adalah insektisida ...
11/08/2025

Insektisida Hayati BT:
Solusi Ramah Lingkungan untuk Pengendalian Hama
BT atau Bacillus thuringiensis adalah insektisida hayati yang berasal dari bakteri alami yang efektif membasmi ulat dan larva hama tanaman tanpa merusak tanaman dan serangga bermanfaat. Cara kerjanya dengan menghasilkan racun protein khusus yang akan aktif saat ulat memakan daun yang telah disemprot BT, sehingga ulat akan berhenti makan dan mati dalam waktu singkat. BT sangat aman untuk manusia, hewan, dan lingkungan, serta cocok untuk digunakan di pertanian organik dan tanaman muda. Penggunaan rutin BT membantu menjaga keseimbangan ekosistem tanaman dan mencegah resistensi hama. Yuk gunakan BT untuk pertanian yang lebih sehat dan ramah lingkungan!

09/08/2025

BuatPAMERRRR

Mending Kurang Pupuk Daripada Kebanyakan"Pernah nggak sih, saking semangatnya pengen tanaman subur, kita kebablasan pupu...
07/08/2025

Mending Kurang Pupuk Daripada Kebanyakan"

Pernah nggak sih, saking semangatnya pengen tanaman subur, kita kebablasan pupuk?
Aku pernah. Dan rasanya... nyesek banget πŸ˜“

Waktu itu aku tanam cabe dari semai, rawat berminggu-minggu, setiap hari disiram, disayang, dibelai kayak anak sendiri. Pas waktunya pindah tanam, aku mikir, "Kayaknya perlu didorong dikit nih biar cepat besar!"
Langsung deh, tak kasih NPK 16-16-16, dosis lumayan tinggi β€” pikirku makin banyak makin bagus.

Eh... 3 hari kemudian...

Daunnya gosong.
Ujung daun cokelat.
Batangnya mulai lemas.
Lama-lama metong.
Satu bedengan... habis 😭

Baru kerasa, mending kurang pupuk daripada kebanyakan.

Kalau kurang pupuk, masih bisa dikejar.
Tinggal ditambah perlahan, bisa di-boost pakai POC (Pupuk Organik Cair), hasil dari air cucian beras, serasah daun, molase, dll.
POC kalau agak kebanyakan... masih aman. Bahkan kadang malah bagus, karena lebih pelan kerjanya.

Tapi kalau kebanyakan pupuk kimia?
Mending jangan deh. Tanah jadi panas, akar luka, dan daun gosong kayak dijemur di api.
Apalagi kalau langsung disiram NPK dosis tinggi, tanpa penyesuaian atau kombinasi bahan organik.

Biasanya, kalau kejadian kayak gitu aku:

1. Kocor air bersih dulu 1–2 hari buat larutkan kelebihan pupuk

2. Lalu masukin POC ringan buat bantu pemulihan akar

3. Baru kasih NPK lagi, tapi dosis kecil + tetap mix sama POC

Karena sekarang aku lebih s**a prinsip:

> "Tanaman sehat bukan karena pupuknya banyak, tapi karena nutrisinya cukup dan seimbang."

Tanah juga butuh nafas. Akar butuh waktu.
Kita yang tanam, juga jangan terlalu memaksakan β€” nanti bukan panen, malah penyesalan πŸ˜…

---

🌢️ Cabai Bisa Dicangkok atau Disambung ke Tanaman Apa Saja?Walaupun rimbang (Solanum torvum) paling populer sebagai bata...
02/08/2025

🌢️ Cabai Bisa Dicangkok atau Disambung ke Tanaman Apa Saja?

Walaupun rimbang (Solanum torvum) paling populer sebagai batang bawah, ternyata cabai bisa disambung/cangkok ke beberapa jenis tanaman dalam keluarga Solanaceae lainnya. Ini dia daftarnya:

---

🌱 1. Rimbang / Terong Pipit (Solanum torvum)

βœ… Paling umum
βœ… Akar kuat, tahan penyakit, tahan genangan
βœ… Cocok untuk budidaya cabai tahan lama dan cuaca ekstrem

---

🌱 2. Terong Lokal (Solanum melongena)

βœ… Bisa dicangkok atau sambung
βœ… Akar cukup kuat, tapi tidak sekuat rimbang
β›” Tidak tahan fusarium sebaik rimbang

---

🌱 3. Ciplukan / Ceplukan (Physalis angulata)

βœ… Unik & bisa dicoba, meski jarang dipakai secara komersial
βœ… Perlu riset lokasi: tidak semua jenis cocok
β›” Umur pendek, dan akar tidak sekuat rimbang

---

🌱 4. Kecubung (Datura metel)

⚠️ Eksperimen saja, karena masih kontroversial
βœ… Akar kuat
β›” Tanaman beracun, tidak cocok untuk pertanian konsumsi umum
β›” Tidak disarankan untuk budidaya konsumsi

---

🌱 5. Solanum nigrum (Leunca/lenca)

βœ… Bisa dipakai sebagai batang bawah
βœ… Akar kuat & cepat tumbuh
β›” Tapi belum setahan rimbang terhadap patogen akar

---

πŸ§ͺ BONUS EKSPERIMEN (kalau kamu s**a tantangan πŸ˜„):

Solanum sisymbriifolium β†’ tanaman "wild" solanaceae, kuat banget terhadap nematoda

Solanum scabrum β†’ masih kerabat dekat, biasa digunakan sebagai batang bawah eksperimental di Afrika

---

πŸ“Œ Kenapa Dicangkok atau Sambung?

✨ Tujuan utama:

Meningkatkan tahan penyakit akar (fusarium, busuk akar)

Memperpanjang umur produksi cabai

Lebih tahan kering & curah hujan tinggi

---

🚫 Tapi Ingat:

Jangan sambung ke tomat atau kentang, karena umur pendek & akar sensitif

Cangkok cabai lebih sulit berhasil dibanding sambung batang, karena batang cabai lunak



---

Tanggal Tanam: 1 Agustus 2025HSS: 14 (Hari Sejak Semai)HST: 0 (Hari Setelah Tanam)🌱 Jenis TanamanKomoditas: Cabai Merah ...
01/08/2025

Tanggal Tanam: 1 Agustus 2025
HSS: 14 (Hari Sejak Semai)
HST: 0 (Hari Setelah Tanam)

🌱 Jenis Tanaman

Komoditas: Cabai Merah Besar

Varietas: Cap Panah Merah - Seri Laris

🌱 Metode Semai

Media Semai: Full humus hutan hasil ayakan halus

Perendaman Benih Sebelum Semai: Tidak dilakukan

POC Tambahan: 1 kali aplikasi selama masa semai

Waktu Penyiraman: Setiap pagi

Wadah Semai: Tray semai isi 50 lubang (tinggi 5 cm)

🧱 Informasi Bedengan

Ukuran Bedengan: 23 meter x 90 cm x 30 cm

Jumlah Bedengan Saat Ini: 1 bedeng (penanaman bertahap tiap 3 hari)

Penyiraman : Selang Drip 3/4inch - Selang Pipping

πŸ§ͺ Komposisi Media Tanam

Tanah dasar: Tanah biasa tercampur rumput hasil gilingan rotary

Bahan organik:

Arang Resam: 5 kg

Kompos: 100 kg

Humus Hutan: 5 kg

Pupuk Cair (POC):

Bahan: Air cucian beras, serasah daun, kayu lapuk, nasi basi, molase, EM4

Dosis: 10 liter POC dicampur 100 liter air

♻️ Persiapan Sebelum Tanam

Mulsa plastik dipasang 3 hari sebelum tanam (merk: Hero, lebar 120 cm, tebal 30 mikron)

Setelah dipasang, mulsa diperam selama 3 hari

Mulsa dibuka dan diberi lubang tanam, lalu dibiarkan sehari untuk buang uap

Keesokan harinya dikocor kembali dengan POC, dan setelah itu dilakukan penanaman

πŸ“ Jarak Tanam

Antar Tanaman: 50 cm

Antar Baris: 40 cm

πŸ’§ Drainase

Mengandalkan bentuk bedengan tinggi, tidak ada parit khusus

Address

Batam, Barelang Jembatan 6
Batam

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6282365480197

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KOKO KUKER posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category