Bisnis Rehab/Bangun Rumah

Bisnis Rehab/Bangun Rumah Membangun rumah itu mudah tapi untuk menjadikan rumah yang indah, mewah dan murah tidaklah mudah.....

Dapatkan cara bangun ataupun renovasi rumah dengan tepat, cepat dan berkwalitas.... tentru saja dengan efesiensinya....

Sudah Mahal, Eh Kualitas Jelek. Bagaimana Cara Mengecek Kualitas Bangunan Rumah?Beli rumah bukan hanya soal menyediakan ...
03/03/2018

Sudah Mahal, Eh Kualitas Jelek. Bagaimana Cara Mengecek Kualitas Bangunan Rumah?
Beli rumah bukan hanya soal menyediakan duit sekian ratus juta rupiah, lalu blass, urusan selesai. Kita harus berhati-hati dan waspada untuk mengantisipasi pengembang yang nakal.



Kalau anak nakal sih bisa dikasih tahu. Kalau yang nakal pengembang, duit hasil banting tulang dan meres darah bisa hilang gak berbekas. Mau kasih tahu pengembangnya? Udah kabur duluan.



Dalam hal membeli rumah, konsumen memang kadang gak jeli. Yang pertama harus diperhatikan adalah legalitas rumah, misalnya sertifikatnya ada atau gak, status tanahnya gimana. Belilah rumah yang jelas asal-usulnya.



[Baca: Perhatikan Kelengkapan Surat Saat Membeli Rumah Biar Tak Menyesal]



Kemudian, cek kualitas bangunan rumah tersebut. Ini yang sering dilupakan orang. Jangan sampai menganggap rumah yang mahal pasti bagus materialnya.



Apalagi asal beli rumah yang penting murah. Gimana kualitasnya? Jangan-jangan baru dihuni sebulan-dua bulan tembok retak, atap bocor, dan lain-lain. Atau malah developer gak bangun sampai tuntas.



[Baca: Lakukan Ini Kalau Sudah Akad Kredit dengan Bank tapi Developer Ingkar Janji]



Banyak orang yang belum tahu cara mengecek kualitas rumah. Memang sih, bahan material rumah itu terdengar seperti bahasa alien buat orang awam.



Rumah itu sejatinya tempat berlindung, kalau kualitas gak aman bagaimana bisa melindungi?





Namun sebagai pembeli rumah kita mesti setidaknya tahu sedikit soal jenis material bangunan. Paling gak ada tiga jenis material dinding yang mesti kita ketahui seluk-beluknya, yaitu gipsum, batako, dan bata.



Kelebihan dan Kekurangan
Gipsum
Gipsum adalah material campuran bubur kertas dan kapur. Biasanya dinding pembatas (partisi) yang pakai gipsum, bukan dinding utama. Langit-langit juga sering berbahan gipsum.



Kelebihan

– Tampak lebih elegan

– Bisa divariasikan, misalnya ada yang dibikin menonjol pada dinding

– Gampang dipindah (lepas-geser), sisa bongkaran hanya lubang di lantai yang bisa diakali dengan mengganti ubin atau ditambal

– Suhu udara di tiap ruangan lebih terjaga, gak terpengaruh suhu di ruangan lain

– Mudah dan cepat dipasang

– Tipis, sehingga gak makan tempat

– Kalau bolong/rusak, gampang diperbaiki



Kekurangan

– Total biaya pemasangan tinggi

– Kurang bagus menyerap suara

– Kurang tahan air

– Jika kurang perawatan, bisa berjamur akibat lembap



Saat ini ada beberapa varian gipsum yang tahan air, api, dan lebih kedap suara. Tapi, harganya tentu saja lebih mahal.



Cara mengecek: dinding gipsum umumnya lebih tipis, jika diketok terasa gak begitu padat, dan kurang kedap suara.



Gipsum juga bisa dimanfaatkan untuk menghias dinding dan langit-langit rumah



Batako
Batako terbuat dari semen dan pasir kasar yang di-press atau dicetak padat. Ada p**a batako dari campuran kapur, batu tras, dan air. Rumah dengan dinding berbahan batako umumnya lebih murah.



Kelebihan

– Lebih murah

– Ukuran besar, sehingga bisa memangkas biaya total pembelian

– Lebih gampang dipotong

– Pemasangan cepat, ringan, gak perlu direndam air sebelum dipasang

– Lebih tahan air

– Gak perlu diplester jika yang masang kurang ahli



Kekurangan

– Gampang retak

– Jika kurang hati-hati saat masang paku, bisa pecah

– Membuat ruangan terasa panas dan pengap



Cara mengecek: dinding terasa kopong atau lowong saat diketok, ruangan terasa panas saat cuaca di luar panas terik, gampang dilubangi paku



Bata
Batu bata terbuat dari tanah liat yang dicetak kotak, dijemur, lalu dibakar sampai kering. Proses itu yang bikin bata ini berwarna merah. Batu bata lebih sering dipakai orang sejak dulu.



Kelebihan

– Harga relatif murah

– Gampang didapat

– Gak perlu perekat khusus

– Lebih tahan api

– Lebih tahan air

– Suhu udara di ruangan gak panas



Kekurangan

– Boros dalam pemakaian perekat

– Bisa tersisa banyak alias sia-sia tak terpakai karena ukurannya yang seragam dan kecil-kecil

– Makan waktu pemasangan

– Lebih berat, sehingga bisa membebani fondasi rumah



Cara mengecek: ketika diketok, dinding terasa padat. Susah dipaku dengan paku biasa.



Selain murah, rangka atap baja juga anti rayap pastinya





Selain tiga material dinding tersebut, ada bahan lain yang perlu kita pahami juga. Yaitu bahan rangka baja ringan dan kayu.



Orang-orang zaman dulu lebih sering memilih rangka kayu, terutama kayu jati. Sebab memasangnya gampang dan dianggap kuat.



Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, banyak orang mulai memilih rangka baja ringan. Sebab, rangka baja ini punya kelebihan yang gak dimiliki kayu:



– Gak berisiko menambah besar kebakaran jika rumah terbakar

– Gak gampang menyusut-memuai

– Tahan air

– Ringan



Meski demikian, rangka baja ringan bisa lebih mahal ketimbang kayu. Namun, untuk urusan rangka, kita gak boleh main-main.



Percuma jika dinding kokoh dan cakep tapi rangkanya keropos. Sekali kena angin, byaaarr… Ambruk itu rumah.



Tapi, tentu saja harus memperhitungkan bujet untuk mengejar kualitas rumah. Jika bujet terbatas, cari yang sesuai dulu. Nanti setelah rumah berdiri bisa sedikit demi sedikit dipermak jadi makin keren.



Toh, rumah adalah investasi yang menjanjikan. Mungkin kelak rumah itu bisa dijual, lalu bangun rumah lagi dengan spesifikasi yang lebih asoy.



[Baca: Bisnis Properti Nggak Cuma Soal Jual Beli, Coba Cari Untung Lewat Bisnis Sewa Properti]



Yang jelas, pastikan dulu developer gak bohong soal spesifikasi rumah. Bilangnya pakai batu bata, eh ternyata pakai batako kelas bawah.



Kalau susah memastikan materialnya, bisa ajak orang yang berpengalaman dalam urusan rumah. Brosur dan bahan promosi developer juga harus disimpan buat jaga-jaga. Jika sewaktu-waktu ketahuan developer bohong, kita punya bukti kuat.

4 Hal Penting Dalam Membangun Rumah yang Wajib DiperhatikanSaat hendak memiliki rumah pertama, ada dua pilihan yang bisa...
03/03/2018

4 Hal Penting Dalam Membangun Rumah yang Wajib Diperhatikan
Saat hendak memiliki rumah pertama, ada dua pilihan yang bisa diambil: beli rumah jadi atau beli tanah lalu bangun sendiri. Pilihan pertama sepertinya yang paling populer karena gak ribet.



Tapi gak sedikit juga yang ambil pilihan kedua. Alasannya, sengaja mau cari yang ribet. Eh, gak ding. Yang bener, bisa lebih bebas berkreasi kalau bangun rumah sendiri.



Selain itu, bujet buat bangun rumah bisa diutak-atik atau disesuaikan dengan kemampuan finansial. Jadi, gak harus langsung sekali bangun jadi. Tapi bisa dicicil, diutamakan yang penting-penting dulu, misalnya kamar dan dapur. Taman atau kanopi bisa nyusul ketika finansial lebih memadai.



Membangun rumah sendiri memang lebih memberikan keuntungan. Tapi, ada sederet hal penting dalam membangun rumah. Berikut ini di antaranya:



1. Rencana keuangan
Ongkos bangun rumah bukan seratus-dua ratus ribu. Jadi, hal paling mendasar yang mesti diperhatikan adalah rencana keuangan.



Kalau gak matang mempersiapkan keuangan, taruhannya adalah rumah gak rampung dibangun. Bagian depan mungkin selesai, tapi kamar gak ada jendelanya. Atau pagar gak kebeli lantaran dana udah habis.



Lho, kalau gak ada rencana keuangan gimana bisa membangun rumah?





Siapkan sedikitnya dua rencana keuangan, ya. Sebab bukan gak mungkin rencana gak berjalan mulus. Soalnya harga material juga bisa naik turun kayak harga bensin dan tarif listrik.



Sebaiknya bikin bujet dari dana yang udah pasti ada. Misalnya perhitungan gaji per bulan. Bonus seyogianya gak dimasukkan ke rencana, sebab sifatnya gak tentu. Selain jumlahnya belum pasti, soal kepastian turun atau gak juga belum jelas. Iya kalau dikasih bonus, kalau dapatnya zonk?



2. Gambar denah
Denah menjadi dasar dalam membangun rumah. Kalau gak ada denah, gimana coba pekerjanya pas bangun rumah. Tahu-tahu toilet ditaruh di depan, ruang tamu di belakang. Atau ada sudut ruangan yang gak kepakai. Kan, sayang.



Di Internet, banyak tersedia contoh denah rumah yang mungkin bisa jadi inspirasi. Rubrik tanya-jawab properti di media-media juga ada yang khusus buat nanyain ide denah rumah yang sesuai dengan luas tanah dan kebutuhan ruangan.



Mau bikin denah atau desain pakai arsitek? Bisa. Tapi harga jelas lebih mahal





Luas tanah harus dipastikan, ya. Jangan hanya kira-kira sekian meter persegi. Dilihat itu sertifikat tanahnya. Sebab, luas tanah mempengaruhi jumlah ruangan yang bisa dibangun.



[Baca: Perhatikan Kelengkapan Surat Saat Membeli Rumah Biar Tak Menyesal]



Kalau mau sewa jasa arsitek, itu lebih bagus lagi. Arsitek yang akan mengurusi segalanya. Tapi harus siap dulu duitnya.



3. Cari pekerja
Pekerja bangunan banyak tersedia. Tapi, kudu teliti untuk cari yang bener-bener profesional. Jangan sampai tukangnya nilep dana buat bangun rumah.



Mungkin bisa minta pendapat keluarga atau teman yang pernah punya pengalaman baik dengan tukang bangunan tertentu. Ada dua jenis pekerja bangunan, yaitu borongan dan harian.



Kalau borongan, bayarnya per proyek. Misalnya kita punya bujet Rp 200 juta. Nah, dikasih deh itu anggaran ke pekerja, dan mereka mesti menyelesaikan rumah dengan bujet segitu dan waktu yang sudah ditentukan, misalnya 3 bulan.



Mau borongan atau harian? Tentukan bujet dulu





Bisa juga kita bayar jasanya saja. Misalnya proyek harus selesai dalam 3 bulan dengan bayaran tukang Rp 5 juta per kepala. Nanti material rumah kita yang beli sesuai dengan kebutuhan bangunan.



Kalau harian, kita bayarnya per hari. Misalnya per hari tukangnya dibayar Rp 100 ribu. Biasanya itu belum termasuk uang makan dan minum plus rokok. Silakan pilih yang mana saja, yang penting kita mesti ikut ngawasi biar tukangnya gak main-main.



4. Cari material
Carilah material yang pas dengan kebutuhan dan tentunya keuangan. Kalau bujetnya hanya cukup buat beli batako, ya gak bijak kalau maksain beli batu bata. Kecuali memang ada rencana cari tambahan lewat kredit. Hanya, pastikan kredit itu bisa dilunasi, gak cuma asal kredit.



Kalau awam soal material, bisa konsultasi dengan kenalan yang tahu soal bahan bangunan mana yang terbaik. Kalau udah nemuin tukang, bisa juga diajak konsultasi.



Tapi jangan sampai hanya manggut-manggut nurutin maunya tukang. Yang punya rumah, siapa, hayo. Cek harga yang disodorkan tukang dengan harga di toko-toko biar gak ada mark-up alias penggelembungan anggaran.



[Baca: Sudah Mahal, Eh Kualitas Jelek. Bagaimana Cara Mengecek Kualitas Bangunan Rumah?]



Itulah 4 hal penting saat membangun rumah yang mesti dicermati. Setelah hal prinsip itu beres, baru deh kita mikir soal pernak-pernik di rumah. Misalnya mau pasang patung di halaman atau bikin air terjun, terserah.



Pemilihan material itu penting, yang penting kualitas tetap diperhatikan





Yang pasti, soal keuangan gak bisa lepas kalau berencana bangun rumah sendiri. Sebab bisa-bisa bujet membengkak di tengah jalan karena banyak faktor yang mempengaruhi, dari rencana gak matang sampai harga material naik melebihi perkiraan.



Ini tentunya beda kalau beli rumah jadi. Kasih duit, beres. Rumah bisa langsung ditempati. Tapi, kepuasan batin pastinya lebih maksimal kalau bisa bangun rumah sendiri sesuai dengan yang diinginkan.

Apa Saja Tahapan Pekerjaan Pembangunan Rumah Yang Harus DiperhitungkanPEMBANGUNAN PROPERTIby Heri Apriyanto03 Mar 2018 S...
03/03/2018

Apa Saja Tahapan Pekerjaan Pembangunan Rumah Yang Harus Diperhitungkan
PEMBANGUNAN PROPERTI
by Heri Apriyanto

03 Mar 2018



Saat ingin mendirikan rumah sendiri, pastinya mesti menyiapkan anggaran dana. Dengan mengkalkulasi perhitungan dana dengan cermat, maka tak perlu takut proses pembangunan berhenti di tengah jalan.



Di samping itu, banyaknya anggaran juga dipengaruhi dari tipe dan model rumah yang dibangun. Misalnya saja anggaran membangun rumah minimalis tak akan sama dengan rumah bergaya neogotik.



Maka itu ada beberapa persiapan yang mesti dicermati sebelum membangun rumah. Persiapan itu antara lain:



1. Tetapkan budget
Kalkulasikan dengan cermat berapa biaya yang sanggup dikeluarkan. Tentunya besaran biaya ini juga memperhitungkan penggunaan jasa kontraktor atau borongan.



2. Spesifikasi rumah
Tentukan sejak awal rumah model apa yang hendak dibangun. Model rumah ini akan mempengaruhi penggunaan material dan spesifikasinya.



3. Susun gambar rencana bangunan
Gambar rencana bangunan bukan sekadar coret-coretan di atas kertas. Gambar bangunan sudah harus mewakili yang hendak dibangun. Maka itu minta bantuan arsitek untuk mewujudkan rumah impian.



4. Urusan IMB
Izin Mendirikan Bangunan (IMB) mutlak harus dikantongi agar di kemudian hari bangunan tak disegel saat proses pembangunan.



5. Pilih kontraktor
Carilah kontraktor yang kompeten sekaligus tarifnya tak terlalu tinggi.



Gambar rencana bangunan sebaiknya dibuat se-profesional mungkin. Ini supaya tidak salah kaprah saat konstruksi berlagsung


Sebenarnya dari kelima persiapan itu, yang paling menyita tenaga adalah menyusun anggaran pembuatan rumah. Apalagi harga material belakangan ini kenaikannya sulit diduga. Tak heran kalau dalam penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) bisa berubah gara-gara perubahan harga material.



Tapi biasanya orang menghitungnya secara kasar kebutuhan bangunan berdasarkan luas tanah. Misalnya saja harga membangun rumah per meter persegi sekitar Rp 3 juta. tinggal kalikan saja dengan luas tanah, katakanlah 200 meter persegi, maka total dana yang disiapkan Rp 600 juta.



Meski begitu usahakan perhitungannya dibuat seakurat mungkin agar bisa diketahui besaran real dari biaya yang dibutuhkan. Perhitungan bisa disusun sendiri dengan mengetahui item-item pekerjaan pembangunan.



Berikut ini tahapan pekerjaan pembangunan rumah secara garis besar:



1. Pekerjaan awal
Tahapnya adalah pengukuran untuk menentukan posisi bangunan dan batas-batasnya. Lalu juga bowplank yang berguna menentukan titik-titik dari bangunan dengan mendirikan pagar menggunakan papan.



Selain itu juga mencakup penggalian yang berhubungan dengan pekerjaan pondasi dengan menghitung lebar dan dalamnya. Pekerjaan ini dikalkulasi berapa panjang pondasi yang dibuat untuk menentukan jumlah tenaga kerja dan banyaknya material.



Kemudian mengurug lagi pondasi dan lantai bangunan yang biasanya satuan perhitungannya per meter persegi.



2. Pekerjaan pondasi
Item pekerjaannya mencakup pemasangan pondasi dengan batu kali untuk bangunan rumah yang dihitung dari semua panjang pondasi dikalikan tinggi pondasi dengan satuan meter persegi.



Selain itu di sini juga termasuk pekerjaan pembuatan lantai kerja yang berupa urugan pasir dengan ketebalan kurang lebih 10 meter persegi.



3. Pekerjaan stuktur
Item ini meliputi pengerjaan sloof (balok beton bertulang mendatar yang dibuat diatas pondasi) yang perhitungannya adalah panjang total sloof x lebar x tinggi = satuan m3.



Kemudian pembuatan kolom yang merupakan tiang tegak lurus terhadap sloof dan Ring Balk yang serupa sloof tetapi dibangun di atas kolom-kolom yang perhitungan volumenya ditentukan dari jumlah kolom dikalikan tinggi kolom.

.
4. Pekerjaan dinding
Kebutuhan bata bisa dihitung dari keliling dinding dikalikan dengan tinggi dinding. Kemudian kurangi dengan luas dari daun jendela dan pintu. Ukuran bata juga diperhatikan dalam perhitungan ini karena bisa menggunakan hebel maupun batako.



Pekerjaan lainnya adalah plesteran yang volumenya dua kali dari volume pasangan bata. Terakhir adalah acian yang luasnya sama dengan perhitungan plesteran tapi dikurangi bidang yang tak perlu diaci seperti dinding yang dipasangi keramik.



5. Pekerjaan kusen, pintu, dan jendela
Pemasangan kusen-kusen pada sisi-sisi dinding tertentu untuk akses keluar masuk maupun hawa udara. Kayu-kayu itu dilapisi politur maupun cat agar awet. Lalu termasuk p**a pengerjaan pemasangan kunci dan handle pintu/jendela. Biasanya kusen-kusen itu hitungannya per unit.



6. Pekerjaan rangka atap
Cakupan pekerjaannya berupa pemasangan rangka atap (kuda-kuda, gording, nok, kaso & reng), kalau diperlukan ditambah alumninum foil (jika perlu) dan pemasangan genteng beserta aksesories-nya. Rangka atap bisa dipilih dari baja ringan maupun kayu. Estimasinya adalah berapa banyak balok kayu/baja yang dibutuhkan untuk pembuatan rangka.



7. Pekerjaan plumbling, mekanikal dan elektrikal
Item pekerjaannya adalah pemasangan toilet, wastafel, bath up, pemanas air, kran. Tak ketinggalan juga pemasangan instalasi air bersih dan air kotor. Kemudian pemasangan jaringan kabel listrik, kotak sekring, saklar, titik-titik lampu penerangan, dan sejenisnya.



Pekerjaan plumbing harus diperhatikan dengan seksama. Instalasi listrik juga tak kalah penting.


8. Pekerjaan finishing
Di sini itemnya berupa pemasangan material lantai baik ruangan dan teras. Termasuk juga dinding-dinding tertentu seperti dapur maupun kamar mandi.



Kemudian juga pekerjaan finishing kusen, pintu, dan jendela lewat pelapisan politur atau cat agar awet dan menambah keindahan bangunan. Di sini juga termasuk pemasangan handle dan kunci. Pengecatan tembok baik eksterior maupun interior.



9. Pekerjaan tambahan
Pekerjaannya terkait dari permintaan pemilik rumah. Misalnya pemasangan pagar, pembuatan kanopi, taman landscape, garasi.



10. Pembersihan
Sebelum rumah ditempati, pastinya sudah mesti bersih dulu. Maka itu pembersihan mutlak di sini. Rumah harus bebas dari debu, kotoran, maupun puing-puing sisa-sisa bangunan.



Seperti itu item-item pekerjaan yang lazimnya dilewati dalam pembangunan rumah. Di item-item itu bisa dikalkulasikan kebutuhan dananya. Dengan menghitung setiap detail kebutuhan rumah maka dengan sendirinya bisa mempersiapkan dana yang cukup. Lagi p**a rumah bisa selesai sesuai target yang ditetapkan.

03/03/2018

Membangun rumah memang mudah dan hampir semua tukang bisa mengerjakan.... Namun bila tidak direncanakan dengan baik maka akan membuat biaya semakin membengkak dan hasilnya tidak memuaskan karena kurang memenuhi harapan....

Makaryo sinambi nawakke sopo reti ono sing akon meneh ning yo bayar.... Hhhh..
06/12/2017

Makaryo sinambi nawakke sopo reti ono sing akon meneh ning yo bayar.... Hhhh..

01/08/2017

Sirkulasi udara yang baik adalah adanya 2 lubang yang saling ber tolak belakang bila lubang satu di depan maka lubang pasangannya ada di belakang, bila lubang satu ada di samping kanan maka lubang satunya di samping kiri...
Jangan berhadapan secara lurus karena angin tidak berputar di dalam ruangan sehingga hasilnya ruangan kurang nyaman....
Juga kedua lubang jang berdampingan letaknya karena membuat sirkulasi udara kurang lancar yg akibatnya ruangan juga kurang nyaman....
Salam

21/07/2017

Bila rumah anda ingin nyaman perhatikan dengan seksama
1. Sirkulasi Udara
2. Pencahayaan alami
3. Taman hijau..

Bila ke 3 hal itu baik maka sejelek apapun rumah anda akan terasa sejuk dan nyaman...
Salam

16/07/2017

perencanaan
Gambar perencanaan sangatlah penting karena dengan adanya perencanaan yang baik maka akan terhindar pekerjaan bongkar pasang yang akan menambah pembengkaan dana....
Perencanaan membutuhkan beberapa data awal antara lain
1. Fungsi bangunan
2. Kebutuhan ruangan
3. Luas tanah yang tersedia
Dari data tersebut bisa direncanakan tata ruangan atau denahnya, tata letak interiornya dan kebutuhan penerangan serta power listriknya.
Kemudian dilanjutkan perencanaan bentuk bangunan yang yang meliputi atap, tampak depan, tampak samping dan tampak belakang...
Dari bentuk bangunan bisa ditentukan perencanaan struktur bangunan meliputu penulangan atau pembesiannya....
Salam

15/07/2017

Tahapan membangun rumah untuk pribadi....
1. Gambar perencanaan
2. Rencana Anggaran
3. Pengurusan Ijin Bangunan
4. Pengukuran denah bangunan atau bouwplank
5. Galian sepatu kolom atau foot plat
6. Galian pondasi
7. Pemasangan jaringan p**a air kotor dan air bekas
8. Pembesian foot plat, kolom praktis, dan kolom utama swrta sloof
9. Pembuatan lantai kerja foot plat
10. Pemasangan batu pondasi
11. Pemasangan besi sepatu kolom+kolom utama, sloof dan kolom praktis
12. Pengecoran foot plat dan cor sloof
13. Pasang batu bata
14. Pembesian ring balk termasuk ring balk utk kusen pintu dan jendela
15. Pengecoran ring balk
16.Pemasangan kusen pintu dan jendela
17. Pengecoran ring balk kusen dan kolom praktis kusen
18. Pemasangan atap
19.Pemasangan jaringan instalasi listrik dan air bersih
20. Plester aci
21. Pemasangan rangka plafon
22. Pemasangan keramik
23. Pengecatan dinding dan plafon
24. Pemasangan daun pintu dan jendela
25. Pengecatan atau finishing daun pintu, jendela dan kusen
27. Pemasangan perlengkapan pintu
28. Pemasangan sanitair
29. Pemasangan lampu2 dan saklar
30. Selesai..
Salam

24/06/2017

Duh Gusti Kang Moho Mirah Sarto Moho Asih ....
Duh Gusti Kang Moho Welas....
Duh Gusti Kang Moho Peparing....
Kanthi Mirah Paduko kulo nyuwun kawelasan soho kinasihan Paduko....
Kanthi Moho Peparing Paduko kulo nyuwun Paduko Paring dumateng kulo...
Paring Pangapuro Ibu lan Bopo kulo....
Paring Pangapuro Kulo lan keluargo....
Paring Pangapuro dumateng Sedoyo sedulur tunggal getih...
Sedoyo sedulur tunggal islam...
Sedoyo sedulur tunggal iman....
Sedoyo sedulur tunggal negoro...
Sedoyo sedulur tunggal donyo....
Mboten wonten pangeran...
Mboten wonten gusti...
Mboten wonten kang moho...
Mboten wonten kang saged peparing koyo mekaten Paduko Allahu Ta'ala
Saktemene Sesembahan....
Saktemene Hyang Widi Woso...
Saktemene Hyang Wenang...
Saktemene Hyang Tunggal...
Saktemene Sukmo Kawekas...
Saktemene Pancering sak kabehe alam donyo lan akherat....
Ketan Kolak Apem....
Kelepatan kulo nyuwun di apunten....
Amien Ya Rabbal 'Aalamiin...

10/06/2017

Address

Kranginan, Bantul, Yogyakarta
Yogyakarta City
55162

Telephone

088806736262

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bisnis Rehab/Bangun Rumah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Bisnis Rehab/Bangun Rumah:

Share