Kebun Idaman

Kebun Idaman Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Kebun Idaman, Garden Center, Batu.

Cara Merawat Bunga Hidup Agar Tidak Layu dan Tetap Tumbuh SegarCara Merawat Bunga Hidup1. Cukupi kebutuhan akan cahayaCa...
30/08/2023

Cara Merawat Bunga Hidup Agar Tidak Layu dan Tetap Tumbuh Segar

Cara Merawat Bunga Hidup

1. Cukupi kebutuhan akan cahaya
Cahaya sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk melakukan proses fotosintesis. Jenis cahaya matahari yang dibutuhkan adalah cahaya matahari saat pagi hari atau sebelum mencapai titik panasnya di siang hari. Coba amati letak bunga Anda.

Jika Anda sengaja menanam bunga di dalam pot seperti menanam bunga lavender di pot, maka Anda harus memposisikan tanaman tersebut di tempat yang cukup terjangkau oleh cahaya matahari. Jika tanaman Anda letakkan di dalam ruangan, maka baiknya Anda membawa tanaman tersebut keluar ruangan beberapa saat di pagi hari.

Tujuannya tentu saja agar bunga tersebut mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup. Namun jika tanaman atau bunga indoor terlalu besar, maka letakkan bunga tersebut di tempat yang terjangkau sinar matahari agar Anda tidak perlu repot-repot membawanya keluar.

2. Proses penyiraman
Sama halnya dengan cahaya matahari, kebutuhan tiap tanaman atau bunga terhadap air tentu berbeda-beda.

Sesuaikan intensitas penyiraman dengan jenis bunga yang ditanam, serta kondisi cuaca pada saat itu. Jika tanah telah basah oleh air hujan, tentu Anda tidak perlu melakukan penyiraman lagi. Namun jika terjadi kekeringan, bunga-bunga pun butuh disiram lebih banyak lagi.

3. Beri pupuk yang seimbang
Pemupukan secara teratur akan membantu bunga tumbuh dengan subur dan sehat.
Pemupukan lebih-lebih bisa Anda lakukan untuk bunga yang ditanam di dalam pot, karena jumlah unsur hara dalam pot tentu terbatas dan kian berkurang dari hari ke hari.

4. Lakukan pemangkasan secara rutin
Proses pemangkasan tidak hanya dilakukan untuk merapikan tanaman atau mempercantik tampilannya, namun pemangkasan penting dilakukan untuk tanaman jenis bunga. Terlalu banyak daun atau cabang akan menghambat proses pembungahan.

Pangkas p**a cabang-cabang yang tidak berguna atau yang telah mati agar tidak mengganggu dan rontokannya memenuhi dasar pot.

5. Ganti pot secara rutin
Jika Anda menanam di dalam pot, maka mengganti pot secara rutin penting dilakukan untuk menjamin ketersediaan unsur hara tetap terjamin bagi bunga-bunga Anda. Semakin bertambah umur sang bunga, maka semakin besar p**a pot yang dibutuhkan. Usahakan rajin mengganti pot setidaknya dalam rentang waktu 3 – 4 bulan sekali.

7. Hindari meletakkan bunga berdekatan
Bunga pun memerlukan ruang gerak yang cukup untuk menunjng pertumbuhannya. Atur sedemikian agar bunga-bunag yang Anda tanam tidak terlalu mepet dan membatasi ruang satu sama lain.

Bunga yang ditanam di dalam pot sendiri-sendiri pun membutuhkan ruang gerak yang maksimal. Tempatkan pot-pot bunga Anda dengan jarak paling sedikit satu kali besar pot yang Anda gunakan.

8. Lakukan penyiangan
Cara merawat bunga hidup yang satu ini banyak ditinggalkan oleh para pecinta bunga. Mereka memberi penyiraman yang cukup, meletakkan di tempat yang terjangkau sinar matahari, memberi pupuk secara teratur, namun tidak pernah melakukan penyiangan.

Padahal, penyiangan penting dilakukan agar area tanam bunga Anda terbebas dari gulma yang mengganggu dan mengambil jatah nutrisi yang sebenarnya diperuntukkan untuk bunga Anda.

9. Perhatikan tentang lokasi, suhu, dan kelembapan bunga
Suhu dan juga kelembapan memiliki pengaruh penting untuk pertumbuhan serta perkembangan bunga-bunga Anda. Demikian halnya dengan lokasi penanaman, semua haruslah sesuai dengan jenis bunga serta karakteristiknya.

Tanaman hias yang dijaga dengan baik tentu akan menghasilkan bunga-bunga yang bermekaran dan indah untuk dipandang.

Cara merawat bunga hidup - Bunga yang Anda tanam harus dirawat dengan benar agar menghasilkan tanaman yang subur dan senantiasa berbunga tiap musim.

Tips Mudah Memelihara AnggrekBunga anggrek memang tidak hanya mempercantik halaman rumah, tapi jika diletakkan sebagai h...
23/08/2023

Tips Mudah Memelihara Anggrek

Bunga anggrek memang tidak hanya mempercantik halaman rumah, tapi jika diletakkan sebagai hiasan di dalam ruangan, akan membuat ruangan lebih elegan dan nyaman.

Masalahnya, merawat anggrek butuh perhatian ekstra. Anda tak mungkin setiap saat membelinya hanya untuk mempercantik ruangan, karena bujetnya tidak sedikit.

Agar Anda tak perlu membelinya terus-menerus, simak cara jitu memelihara tanaman anggrek berikut ini.

1. Bibit Oke
Jika Anda ingin membeli tanaman anggrek, jangan mudah tergoda dengan harganya yang murah. Pastikan tanaman tersebut sudah pernah berbunga sebelumnya. Tanaman anggrek yang pernah berbunga kemungkinan besar akan berbunga kembali dalam waktu cepat.

2. Digantung
Jangan letakkan tanaman anggrek begitu saja di atas lantai atau tanah. Kondisi ini membuat air yang Anda siram pada tanaman susah mengalir. Akibatnya, akarnya akan mudah membusuk. Untuk itu, gantunglah anggrek atau letakkan pada rak tanaman.

3. Gunakan Media Tanam yang Menyerap Air
Bila Anda tidak punya banyak waktu untuk mengurus anggrek, jangan menggunakan arang sebagai media tanamnya. Arang akan menyerap panas dan membuat anggrek cepat kering.

Lebih baik pilih sabut kelapa yang dicampur dengan styrofoam. Sabut kelapa akan menyerap air yang dibutuhkan oleh akar anggek, sementara styrofoam memudahkan air untuk mengalir. Anda juga bisa menambahkan serat kayu untuk menjaga anggrek tetap sejuk karena serat tersebut menyerap air.

4. Jangan Terlalu Sering Disiram
Menyiram anggrek 1-2 kali sehari sudah cukup, dan tak perlu lagi menyiramnya saat anggrek terkena siraman air hujan. Anggrek yang terlalu sering terkena air, akan mudah busuk akarnya sehingga menimbulkan jamur.

5. Menanam Anggrek di Dalam Ruangan
Biasakan tetap memberi paparan sinar matahari bagi anggrek di dalam ruangan. Anda cukup meletakkannya di depan jendela pada pagi atau sore hari. Siram anggrek setiap sore dan segera keringkan jika ada air yang menggenang di daunnya untuk mencegah daun menguning dan busuk.

Bunga anggrek memang tidak hanya mempercantik halaman rumah, tapi jika diletakkan sebagai hiasan di dalam ruangan, akan membuat ruangan lebih elegan dan nyaman.

3 Tips agar Berkebun Jadi Lebih MenyenangkanTips berkebun yang lebih menyenangkan Kendati demikian, menurut Ida, masih b...
22/08/2023

3 Tips agar Berkebun Jadi Lebih Menyenangkan

Tips berkebun yang lebih menyenangkan
Kendati demikian, menurut Ida, masih banyak orang yang ragu untuk memulai berkebun karena menganggapnya sulit dan melelahkan. Untuk itu, ia pun membagikan beberapa tips praktis dalam berkebun yang bisa membuat kegiatan ini jadi lebih menyenangkan.

1. Memilih metode berkebun yang sesuai
Setiap orang memiliki kondisi rumah dan halaman yang berbeda-beda. Terutama di perkotaan, lahan untuk berkebun mungkin tidak terlalu luas atau memadai sehingga memilih metode berkebun yang sesuai sangatlah penting. "Tantangannya kalau di perkotaan itu memang lahan ya," kata Ida.

2. Menanam jenis tanaman yang bermanfaat
Selain memilih metode berkebun, selanjutnya kita juga perlu memilih jenis tanaman seperti apa yang ingin kita tanam, tapi sebisa mungkin itu juga bermanfaat. "Sejak awal berkebun dan menanam, saya selalu memilih jenis tanaman atau sayuran yang bermanfaat dan punya value lebih," terang Ida.

Menurutnya, hal ini akan memengaruhi bagaimana kita menjadi lebih semangat berkebun ketika hasilnya bisa lebih bermanfaat, baik itu bagi kehidupan diri sendiri maupun orang lain.

"Ketika berkebun dengan value, ini tidak hanya bisa mengurangi krisis iklim tetapi juga krisis pangan, karena kita bisa berbagi hasilnya dengan orang-orang di sekitar tempat tinggal kita," ungkap Ida. "Bagi saya, itu yang membuat berkebun jadi lebih menyenangkan," tambah dia.

3. Menggunakan peralatan berkebun yang tepat
Keterbatasan fungsi alat yang digunakan juga menjadi satu hal yang membuat banyak orang enggan berkebun. Memahami situasi tersebut, Bosch, perusahaan penyedia penyedia layanan dan teknologi global terkemuka, melalui Divisi Power Tools memperkenalkan lini produk terbaru, Bosch Home and Garden.

Pada tahap peluncuran ini, Bosch Home and Garden menghadirkan delapan alat yang dirancang khusus untuk memudahkan masyarakat dalam menjalankan kegiatan berkebun dan swakriya (do-it-yourself) di rumah.

"Seiring dengan tumbuhnya pop**aritas berkebun di rumah, permintaan terhadap produk Bosch untuk pengelolaan serta pemeliharaan halaman dan taman pun turut meningkat," ungkap Riza Ferdiansyah, Country Business Director Power Tools Bosch Indonesia.

Maih banyak orang menganggap berkebun sult dan melelahkan. Pakar berkebun pun memberikan tipsnya agar kegiatan ini lebih menyenangkan dilakukan.

Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Gagal Berkebun di RumahSita Pujianto, praktisi urban farming dan petani kota yang telah be...
21/08/2023

Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Gagal Berkebun di Rumah

Sita Pujianto, praktisi urban farming dan petani kota yang telah berkebun di rumahnya sejak 2013 menyebut berkebun di rumah adalah aktivitas yang tak terlalu sulit bahkan cenderung mudah. Sita menyebut tiga komponen keberhasilan dalam berkebun.

1. Kondisi tanah
“Kita sering terpacu dengan kalimat tanaman enggak subur karena pupuk tidak bagus. Bukan itu, tapi tanah yang belum diberi nutrisi. Kondisi tanah yang akan menentukan keberhasilan berkebun,” kata Sita.

2. Varietas tanaman
Selain kondisi tanah, varietas tanaman juga menentukan keberhasilan berkebun. Kamu harus tahu tanaman apa yang cocok ditanam di rumahmu. Sesuaikan tanaman tersebut dengan kondisi dataran di mana rumahmu berada.

Misalnya, jangan tanam wortel di dataran rendah seperti di Jakarta karena wortel idealnya tumbuh di iklim yang sejuk alias di dataran tinggi. “Di Jakarta itu bisa tanam kangkung, bayam, sawi,” kata Sita.

Tanaman seperti kangkung, sawi, kailan, timun, kacang panjang, tomat, terung, timun, dan kembang kol cocok ditanam di dataran rendah. Sementara jika rumahmu terletak di dataran tinggi, kamu bisa menanam hampir semua sayuran dan sayur khusus seperti wortel, kembang kol, kol, sawi putih, brokoli, dan masih banyak lagi.
Untuk mengetahui apakah tanaman tersebut cocok ditanam di rumah, kamu bisa melakukan riset terlebih dahulu. “Biasanya di bagian keterangan benih s**a ada informasi tanaman itu cocok ditanam di kondisi seperti apa. Sesuaikan saja,” sambung Sita.

3. Iklim/musim
Lalu komponen ketiga adalah iklim/musim. Saat ini perubahan iklim sudah terjadi cukup ekstrem. Seringkali musim hujan berlangsung begitu lama, tapi tiba-tiba musim kemarau sudah datang begitu saja. “Harusnya musim hujan sudah berhenti malah masih hujan. Tiba-tiba kemarau jam 7 pagi sudah panas banget jadinya terjadi penguapan yang lebih,” jelas Sita.

Penguapan lebih ini pasti akan mengganggu proses tumbuh tanaman. Sinar matahari yang berlebihan pastinya tak baik untuk tanaman. Tanah yang mengering dengan cepat juga akan mengurangi nutrisi yang bisa didapatkan oleh tanaman. Maka dari itu kamu bisa memperhatikan perubahan cuaca yang terjadi. Menanam di dalam pot akan lebih mudah dipantau jika tanah mulai kering.

Sebaiknya berikan air tambahan pada tanah tersebut. “Petani sudah merasakan banget (perubahan iklim). Mereka akhirnya ganti-ganti varian agar bisa menanam dengan tepat. Tepat berarti efisien dan efektif untuk hasil panen,” papar Sita.

Tak itu saja, kita juga bisa memperhatikan kapan waktu yang tepat untuk menyemai benih. “Mulai menyemai di saat-saat yang baik. Misalnya kita mulai semai di musim hujan nanti di musim kemarau kita sudah bisa panen.”

Tiga komponen ini jadi komponen kunci untuk keberhasilan berkebun di rumah sendiri menurut Sita Pujianto; kondisi tanah, varietas tanaman, dan iklim.

5 Jenis Hama Tanaman Sayuran dan Cara PengendaliannyaDiperlukan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali berbagai je...
21/08/2023

5 Jenis Hama Tanaman Sayuran dan Cara Pengendaliannya

Diperlukan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali berbagai jenis hama beserta langkah-langkah pengendaliannya agar tidak menimbulkan kerugian ekonomi. Beberapa jenis hama yang sering menyerang tanaman sayuran diantaranya yaitu :

1. Kutu daun (Aphis gossypii Glover)
Hama pertama yang sering menyerang tanaman sayuran yaitu kutu daun. Kutu daun memiliki ukuran yang kecil yaitu 0,8 mm, berbentuk seperti pear, berwarna bervariasi mulai dari hijau muda hingga berwarna hitam dan kuning.
Kutu daun memiliki kornikel di bagian ujung abdomennya. Hama ini pada umumnya menyerang tanaman sayuran seperti asparagus, selada, katuk, mentimun, kacang panjang, terung, semangka, tomat, cabai, papaya, bayam, dan lain sebagainya.

Pengendalian hama ini meliputi pengaturan waktu tanam, pergiliran atau rotasi tanaman, pengurangan pemupukan, penggunaan musuh alami seperti parasitoid dan predator, dan penggunaan insektisida kimia maupun nabati apabila dirasa pop**asi hama telah berada di ambang batas kendali. Akan tetapi, penggunaan insektisida kimiawi sebaiknya dihindari karena tanaman sayuran umumnya dikonsumsi secara langsung.

2. Thrips (Thrips parvispinus Karny)
Thrips bersifat polifag dan umumnya menyerang cabai, bawang merah, bawang daun, tomat, tembakau, kopi, ubi jalar, waluh, bayam, kentang, kapas, tanaman dari famili crusiferae, crotalaria, terung, serta kacang-kacangan. Hama ini menyerang tanaman sayuran dengan cara menusuk serta menghisap cairan pada tanaman.

Pengendalian hama ini meliputi penggunaan mulsa plastik perak ataupun plastik transparan biasa, penggunaan perangkap rekat berwarna kuning, penggunaan tanaman penghalang seperti jagung, penggunaan mikroorganisme seperti Beauveria bassiana dan Verticillium lecani, penggunaan pestisida alami, penggunaan predator, dan penggunaan insektisida sintesis jika nilai ambang kendali thrips dalam luar batas kendali.

3. Lalat buah
Lalat buah merupakan hama yang paling banyak menyerang buah-buahan dan sayur-sayuran. Tanaman sayuran yang biasanya diserang oleh lalat buah diantaranya yaitu tomat, cabai, mentimun, pari, belimbing, dan lain sebagainya. Lalat buah biasanya menyerang bagian buah dari tanaman sayuran.

Pengendalian hama ini meliputi penggunaan botol atau kotak perangkap yang didalamnya diberi bahan pemikat, pemanfaatan musuh alami seperti parasitoid dan predator, pengump**an buah yang telah terserang dan busuk, dan pengasapan di sekitar tanaman dengan membakar jerami hingga menjadi bara.

4. Ulat grayak (Spodoptera sp)
Larva ulat gratak berwarna bervariasi dan memiliki kalung menyerupai bulan sabit berwarna hitam pada bagian abdomen. Ulat yang menetas akan memiliki warna hijau muda serta hidup berkelompok.

Pengendalian hama ini meliputi pengurangan pop**asi tanaman yang terserang, pemanfaatan musuh alami seperti predator dan parasitoid, dan penggunaan insektisida nabati.

5. Ulat buah (Helicoverpa spp)
Hama terakhir yang sering menyerang tanaman sayuran yaitu ulat buah. Tanaman sayuran yang biasanya diserang oleh ulat buah yaitu cabai, tomat, brokoli, sawi, kacang tanah, jagung, dan lain sebagainya. Ulat buah bersifat polifag serta menyerang bagian buah dari tanaman dengan menggigit lalu melubanginya sehingga bentuk buah menjadi tidak normal dan lama-kelamaan akan membusuk.

Pengendalian hama ini meliputi penanaman tanaman pada lahan yang sebelumnya bukan ditanami cabai ataupun tomat, pengump**an buah-buahan yang terserang oleh ulat buah, sanitasi dengan membersihkan gulma, dan penyemprotan menggunakan pestisida, sebaiknya dilakukan di malam hari karena ulat buah ini biasanya aktif pada malam hari.

Jenis hama tanaman sayuran penting untuk diketahui agar dapat melakukan pengendalian hama secara optimal sejak dini

Jenis Tumbuhan yang Cepat Tumbuh dan Bisa Dipanen dalam Waktu SingkatBeberapa jenis tanaman yang dapat tumbuh cepat rata...
19/08/2023

Jenis Tumbuhan yang Cepat Tumbuh dan Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat

Beberapa jenis tanaman yang dapat tumbuh cepat rata rata adalah tanaman sayuran hijau. Yuk langsung saja kita simak. 10 Jenis tumbuhan yang cepat tumbuh dalam 3 hari berikut ini :

1. Bayam
Bayam yang merupakan salah satu jenis sayuran hijau sumber zat besi ini merupakan jenis tanaman yang sangat cepat tumbuh. Benih bayam yang disebar akan dapat tumbuh dalam waktu singkat yakni 2-3 hari saja.

Biasanya pada hari ke 5 tanaman sudah mulai mengeluarkan daun sejati. Apalagi jika anda melakukan penutupan pada bagian atas bedengan setelah benih di tebar maka waktu tumbuhnya akan lebih cepat.

Hal ini sesuai dengan umur panen bayam sendiri yang dapat dipanen antara 18-21 hari setelah tanam. Khusus untuk dataran tinggi dengan kualitas tanah dan kesuburan yang tinggi waktu panen dapat lebih cepat lagi sebagaimana media tanam cemara udang.

2. Kangkung
Kangkung juga termasuk kedalam salah satu jenis tumbuhan yang cepat tumbuh. Salah satu jenis sayuran hijau yang amat digemari ini dapat tumbuh dalam waktu 3 hari, dan tentunya juga dapat dipanen dalam waktu yang ralatif singkat.

Baik kangkung cabut ataupun kangkung air keduanya merupakan tumbuhan yang sama sama relative cepat dan sangat mudah tumbuh.

3. Kecambah
Pastinya tumbuhan yang satu ini sudah sangat begitu familiar bagi anda semua. Kecambah merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat cepat tumbuhnya, bahkan hanya membutuhkan waktu satu malam saja.

Cara menumbuhkannya juga relatif cukup mudah yakni cukup dengan merendam biji kacang hijau selama satu malam, esok paginya anda pasti akan menemukan biji kacang hijau sudah tumbuh, bagaimana mudah bukan.

4. Daun Bawang
Berbeda halnya dengan tanaman sebelumnya yang ditanam menggunakan benih biji, maka tanaman daun bawang ditanam menggunakan batang dan umbinya.

Anda hanya perlu memotong bagian atas daun yang berwarna hijau dan menyisakan bagian bawah tanaman yang berwarna putih berikut akarnya. Lalu tanam ke tanah dan dalam waktu 2 hari tanaman daun bawang anda pasti akan sudah menunjukkan pertumbuhan tunas baru. Dan dalam waktu 2-3 minggu anda sudah bisa panen sendiri tanaman daun bawang yang anda tanam.

5. Selada
Selada merupakan salah satu jenis sayuran hijau yang banyak dipakai sebagai bahan hiasan makanan atau garnish. Warnanya yang segar dan bentuknya yang cantik menjadi pelengkap berbagai sajian makanan.

Tanaman yang satu ini juga alternatif cepat tumbuh jika ditanam terutama di daerah dingin. Hanya perlu waktu 3 hari hingga biji dapat tumbuh dan selanjutnya dalam waktu tidak sampai 20 harian tanaman sudah dapat dipanen yang tentunya berbeda dengan cara menanam padi hibrida mapan.

6. Bit
Bagi anda mungkin tanaman yang satu ini sedikit kurang familiar, yaps benar sekali tanaman bit memang bukan sembarang sayuran yang dapat ditemukan dengan mudah dipasaran.

Penyebabnya adalah sayuran ini harganya relatif mahal dan juga hanya kalangan tertentu yang mengkonsumsinya, namun perlu diketahui bahwa tanaman bit yang merupakan jenis tanaman sayur berumbi yang berwarna ungu ini merupakan jenis tanaman yang cukup cepat tumbuh dan sepat p**a dipanennya.

7. Sawi Hijau
Jika anda penyuka sayuran hijau maka pasti sudah sangat familiar dengan tanaman yang satu ini, yap sawi hijau yang merupakan sayuran hijau yang banyak dipakai dalam sajian mie ayam ini menjadi tumbuhan yang dapat tumbuh dalam waktu 3 hari.

Setelah benih ditebar biasanya akan membutuhkan waktu 3 haru sampai tunas muncul di permukaan tanah. Selanjutnya setelah ditanam selama kurang lebih 21 hari tanaman sawi hijau sudah dapat dipanen.

8. Arugula
Merupakan salah satu jenis sayuran yang juga dikenal sebagai daun roket sebab bentunya mirip roket. Arugula merupakan primadona bagi olahan makanan sehat, makanya kini sayuran yang satu ini menjadi trend dikalangan masyarakat penyuka masakan sehat sebagaimana mengapa gulma dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Arugula merupakan tumbuhan yang cukup cepat tumbuh dan dapat dipanen dalam kurun waktu 3 minggu saja jika didukung dengan kelembaban yang terjaga dan ketersediaan matahari yang cukup ,maka tumbuhan ini akan terus bersemi dan dapat dipanen secara terus menerus.

9. Okra
Merupakan salah satu jenis sayuran yang mengandung banyak serat dan glutation. Bagi masyarakat Indonesia okra merupakan tanaman yang asing, namun tidak bagi masyarakat Jepang, Srilanka dan Philipina yang sudah familiar menyantapnya sebagai hidangan masakan.

Okra menjadi sayuran yang jga sangat mudah dan cepat tumbuh serta juga pemanenan juga dapat dilakukan dalam waktu 50 Hari setelah tanam.

10. Kacang Polong
Selain buah mudanya dipakai sebagai sayuran ternyata buah yang tuanya pun dapat dimanfaatkan sebagai salah satu camilan favorit di saat lebaran.

Kacang polong yang merupakan jenis tanaman kacang kacangan ini relatif mudah tumbuh terutama di daerah dataran tinggi dan dapat dipanen dalam waktu kurang dari 2 bulan saja.

Itukah tadi , 10 Jenis tumbuhan yang cepat tumbuh – dipanen dalam waktu singkat. Semoga dapat bermanfaat

Jenis Tumbuhan yang Cepat Tumbuh dan Bisa Dipanen dalam Waktu Singkat , banyak jenis tanaman disekitar kita yang dapat ditanam dengan mudah lho, yuk simak daftar lengkapnya.

Inilah 5 Cara Menyelamatkan Tanaman yang Hampir MatiMenanam dalam sebuah pot atau dalam tanah langsung, menjadi sebuah h...
17/08/2023

Inilah 5 Cara Menyelamatkan Tanaman yang Hampir Mati

Menanam dalam sebuah pot atau dalam tanah langsung, menjadi sebuah hal yang biasa. Namun memiliki tanaman yang tumbuh dengan sehat menjadi hal yang sangat penting. Berikut ini adalah cara menyelamatkan tanaman yang hampir mati:

1. Ganti pot
Tanaman yang ditanam di pot, tentu memiliki banyak sekali ancaman dan tanaman dalam pot perlu sebuah perawatan yang baik. Pada saat tanaman sudah layu dan akan segera mati, sebaiknya pindahkan tanaman pada pot yang baru.

Dengan mengganti tanah dan pot, akan membuat siklus pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik. Ada banyak alasan pupuk kimia dapat merusak tanah dan salah satunya adalah penggunaan pupuk yang tidak sesuai dengan aturan. Pupuk yang digunakan sesuai anjuran akan menimbulkan efek positif bagi tanaman dan akan berfungsi dengan baik.

2. Kasih pupuk
Tanaman yang hampir mati, pasti disebabkan oleh berbagai macam faktor dan salah satu langkah pencegahannya adalah dengan memberikan asupan pupuk. Pupuk tersedia dengan berbagai macam sifat dan ada berbagai jenis pupuk yang banyak ditemukan.

Penggunaan pupuk menjadi salah satu cara menyuburkan tanah pertanian dan pupuk yang digunakan pada tanaman bisa bervariasi mulai dari pupuk cair sampai dengan pupuk tabur. Pupuk buatan menjadi salah satu jenis pupuk yang populer digunakan di Indonesia.

3. Simpan di tempat teduh
Pada dasarnya tamanan memang sangat membutuhkan cahaya matahari untuk proses perkembangannya dan matahari memiliki peranan yang sangat penting buat tanaman.

Terlalu banyak terkena sinar matahari menjadi sebuah hal yang buruh bagi tanaman dan tanaman yang sedang sakit, namun terkena sinar matahari yang terlalu banyak akan membuat kondisi tanaman menjadi buruk.

Ada banyak jenis tanah yang sesuai untuk kegiatan pertanian dan dengan tanah yang baik, kondisi tanaman akan mengalami perkembangan yang baik.

4. Siram tanaman
Tanaman yang hampir mati, bisa diselamatkan dengan cara disiram dengan baik dan ada banyak sekali teknik penyiraman tanaman yang benar. Pelajari mengenai karakter tumbuhan menjadi sebuah hal yang penting dan penyiraman yang berlebihan, bisa membuat tanaman menjadi mati.

Siramlah tanaman pada saat pagi hari dan janganlah menyiram tanaman saat kondisi matahri sedang terik. Ada banyak alasan pupuk kimia dapat merusak tanah dan semua pupuk kimia memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

5. Jauhkan hama
Hama menjadi sebuah hal yang merugikan bagi tanaman dan tumbuhan sakit penyebabnya, karena serangan dari sebuah hama. Untuk menyelamatkan tumbuhan dari hama, sebaiknya bersihkan atau jauhkan tanaman dari tanaman di sekelilingnya dan pastikan kondisi tanah selalu lembap.

Kondisi tanah yang kering akan membuah tanaman sulit mengalami perkembangan dan kondisi akan tidak akan berkembang dengan cepat. Ada banyak penelitian yang menyebutkan pupuk kimia dapat merusak ekosistem dan salah satu alasannya, karena penggunaan pupuk yang salah.

Demikian ulasan lengkap mengenai cara menyelamatkan tanaman yang hampir mati dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya.

Inilah 5 Cara Menyelamatkan Tanaman yang Hampir Mati Tanaman dalam pot adalah salah satu upaya untuk membuat kondisi rumah menjadi nyaman.

Catat, Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Dilakukan Saat BerkebunMerawat aneka tanaman dan melihatnya tumbuh subur memberi kebah...
14/08/2023

Catat, Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Dilakukan Saat Berkebun

Merawat aneka tanaman dan melihatnya tumbuh subur memberi kebahagiaan tersendiri. Namun, ketika berkebun, tidak semua hal berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Melansir dari Family Handyman, Rabu (25/8/2021), berikut ini beberapa kebiasaan buruk yang dilakukan saat berkebun.

1. Bekerja di tanah basah
Berbicara tentang tanah, kebanyakan pekebun sering melakukan kebiasaan buruk ini. Bekerja di kebun saat tanah basah tidak hanya membuat berantakan, tetapi juga dapat merusak struktur tanah. Hal ini dapat memampatkan partikel tanah serta menghambat penetrasi kelembapan dan oksigen ke akar.

Untuk melihat apakah tanah terlalu basah untuk bekerja, gali senilai sekop dan remas dengan tangan. Jika tanag menjadi bola berlumpur, artinya perlu beberapa hari lagi untuk tanah mengering. Namun, bila tidak mau menunggu, beri campuran pot ringan agar tanah sedikit mengering.

2. Menanam terlalu dini
Mengerjakan tanah terlalu dini bukan satu-satunya hal yang dilakukan tukang kebun yang tidak sabar. Banyak dari pekebun amatiran juga cenderung menanam terlalu dini.

Menanam tanaman terlalu dini bagi beberapa tumbuhan dapat menjadi lonceng kematian seperti halnya musim panas. Sebaiknya, menunggu tanaman ditanam tepat pada waktunya.

3. Pemangkasan yang tidak tepat
Banyak orang memotong terlalu dekat untuk kenyamanan sehingga meninggalkan luka yang rata dengan belalai. Luka besar membutuhkan lebih banyak waktu untuk menutupnya. Akibatnya, menawarkan lebih banyak kesempatan untuk infestasi serangga.

Namun, ada sebagian pekebun terkadang memangkas terlalu jauh. Akibatnya, menghasilkan rintisan yang tidak sedap dipandang, yang mencegah luka dari pemangkasan. Pemangkasan yang tepat adalah memotongnya seperempat dari cabang. Itulah titik di mana cabang terhubung dengan pohon.

4. Menerapkan bahan kimia dengan tidak benar
Mengaplikasikan bahan kimia pada waktu salah justru dapat mengurangi keefektivannya. Misalnya, jangan pernah menggunakan bahan kimia pada hari yang berangin. Hal ini dapat menimbulkan gangguan serta kemungkinan bahaya kesehatan dan lingkungan.

Sebaiknya, tunggu hari yang tenang, hindari penyebaran atau penyemprotan saat penyerbuk aktif, juga mengikuti petunjuk label. Beberapa bahan kimia paling baik digunakan sebelum hujan, sebagian lagi membutuhkan periode waktu kering.

5. Penyiraman dengan tangan
Menyiraman tanaman menggunakan tangan tentu baik-baik saja untuk tanaman pot. Namun, menyiram pohon atau halaman dengan tangan adalah hal yang salah.

Sebagai gantinya, hubungkan selang ke sistem penyiraman dengan pengatur waktu. Saat menyiram pohon, putar keran hingga setengah dan biarkan air mengalir di sekitar pohon selama 10 atau 15 menit saat Anda menangani pekerjaan lain.

Ketika berkebun, tidak semua hal berjalan dengan baik dan sesuai harapan, bahkan sering melakukan kesalahan yang berdampak buruk pada tananaman.

6 Tips Mulai Berkebun Sayuran di Rumah, Panduan buat PemulaBeberapa hal perlu kamu perhatikan jika ingin memulai berkebu...
12/08/2023

6 Tips Mulai Berkebun Sayuran di Rumah, Panduan buat Pemula

Beberapa hal perlu kamu perhatikan jika ingin memulai berkebun sendiri di rumah. Khususnya jika ingin berkebun aneka sayuran yang akan kamu konsumsi sendiri nantinya. Berikut ini beberapa tips mulai berkebun di rumah sendiri menurut Sita.

1. Observasi sinar matahari
Sinar matahari jadi salah satu hal yang krusial dalam pertumbuhan tanaman. Maka dari itu kamu perlu mengetahui area mana di rumahmu yang mendapat sinar matahari paling baik. “Sinar matahari yang berlimpah di mana sih? Berarti di sana ada sumber makanan untuk tanaman agar bisa tumbuh dengan baik,” kata Sita. Rumah Sita sendiri menghadap ke selatan. Sehingga sulit baginya untuk mendapat sinar matahari yang melimpah.

Untuk mengakalinya, Sita banyak menggunakan talang air yang ditempatkan agak menjorok ke luar dari balkon rumahnya. Karena ditempatkan agak menjorok, membuat talang tersebut bisa mendapat sinar matahari yang cukup daripada ketika ditempatkan di balkon.

2. Pastikan sumber air tersedia
Selain sinar matahari, sumber air juga jadi hal yang penting untuk tanaman. Sita menyarankan pemanfaatan grey water atau air bekas terutama di musim kemarau. Pastika grey water yang digunakan tidak mengandung bahan kimia. “Misalnya air bekas rebusan sayur, air cucian beras, air AC, itu saya tampung buat menyiram tanaman,” papar Sita.

Selain itu kamu juga bisa menggunakan air hujan. Kamu bisa membuat fasilitas penampungan air hujan agar bisa dengan maksimal menampung air hujan untuk mengairi kebun sayuran milikmu.

3. Pilih tanaman jenis rambat
Selanjutnya, jika kamu menanam di area balkon atau rooftop yang tak memiliki naungan di atasnya Sita menyarankan untuk banyak menanam tanaman jenis rambat. Tanaman rambat ini bisa dimanfaatkan untuk mengurangi sinar matahari yang berlebihan di waktu tertentu.

4. Perbanyak varian tanaman
Jangan tanam hanya satu jenis. Rumah butuh perlindungan support system, jadi kita butuh tanaman herbs, tanaman rimpang, tanaman yang berbau, tanaman yang wangi, tanaman yang berwarna, selain sayuran yang kita tanam,” jelas Sita.

Varian tanaman yang beragam akan bisa membentuk ekosistem yang baik untuk banyak jenis binatang yang biasa ada di kebun seperti capung, lebah, dan lainnya. Menurut Sita, itu jadi salah satu tujuan berkebun juga, membangun ekosistem baru.

5. Perhatikan estetika
Berkebun di rumah bukan jadi alasan rumah jadi terkesan kotor dan berantakan. Kamu juga harus menjaga estetika kebun rumahmu. “Pastikan jangan seperti “kebon” apa lagi sawah. Tapi harus seperti garden supaya terlihat enak. Cari (tanaman) rambat yang bikin cantik bukan yang memenuhi balkon.”

6. Perhatikan sanitasi
Terakhir adalah memperhatikan sanitasi di kebun rumahmu. Sanitasi bukan berarti menghalau segala hama ada di kebun. Pasalnya, akan selalu ada hama di kebun. Kamu bisa memberishkan gulma yang ada pada tanaman. “Kan kita mau mendatangkan binatang-binatang penyubur itu. kadang mereka butuh teman. Teman ini adalah hama. Jadi hama pada kebun ini jadi support system pada kebun kita tapi jumlahnya harus dikendalikan,” tegas Sita.

Sita Pujianto, praktisi urban farming dan petani kota berbagi beberapa tips berkebun di rumah sendiri yang cukup mudah dilakukan.

Address

Batu

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kebun Idaman posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share