Usaha Berkah

Usaha Berkah Harga boleh bersaing, kualitas tetap nomor satu — sarang walet pilihan terbaik ada di sini.

25/03/2026

Info harga boss qu

23/03/2026

Info sarang walet Sumatra dan sekitarnya ☺☺

Bolehkah Mebayar Zakat Fitrah Dengan Uang???...=====================================Dari 4 madhab yang ada hanya hanya s...
16/03/2026

Bolehkah Mebayar Zakat Fitrah Dengan Uang???...
=====================================

Dari 4 madhab yang ada hanya hanya satu madzhab yang berpendapat boleh menggantikan dari jenis makanan kepada uang yaitu madzhab Imam Hanafi.

Adapun Imam Syafi'i, imam Malik, dan imam hanbali mereka berpendapat tidak boleh menggantikan dengan uang.

Semua dari madzhab itu kecuali madhab imam hanafi tetap mengeluarkan zakat dari jenis makanan tidak boleh dengan uang.

Untuk mengikuti madzhab lain boleh2 saja tetapi jangan terjadi hal2 yang terlarang dalam mengamalkannya kepada madzhab yang lain. Kalau kita mau ikuti madzhab hanafi dalam membayar zakat dengan mengalihkan kepada uang silahkan saja tetapi ikuti semua syarat2 zakat dan jenis2 zakat yang ada dalam madhab Hanafi.

Kalau kita Berpijak pada pendapat yang memperbolehkan pembayaran zakat fitrah dengan uang menurut Imam Hanafi, maka menurut kalangan ini mengenai kadar uang yang dikeluarkan adalah disesuaikan nilai / harga bahan-bahan makanan yan disebutkan sebagai zakat fitrah yaitu Kurma, Anggur, gandum dan langla(Padi belanda). Yakni
1 sha’ tamr / kurma, 1 sha’ gandum sya’ir, ½ sha’ zabib /anggur, atau ½ sha’ gandum.

Adapun padi dan beras menurut Imam Hanafi tidak sah membayar zakat dengan menghargakan beras, tidak pernah ada pendapat dalam madzhab Hanafi, yang ada dalam madzhab Imam Hanafi adalah harga anggur,kurma, gandum dan langla. Membayar dengan harga kurma, anggur, gandum dan langla sah saja...!!

Tapi kita juga janga lupa tentang kadar wajib zakat dalam madzhab Imam hanafi, ada berbeda pendapat dalam madzhab mereka sendiri ada sebagian ulama madzhab hanafi berpendapat wajib zakat 1 sha' anggur dan sebagian lagi 1/2 sha'.

1 sha' itu klw ukuran masa lalu ukuran dalam timbangan bukan timbangan komtoperer sekarang 1 sha' 8 rithal iraq menurut madzhab imam hanafi, 1 rithal iraq 230 dirham atau sebanding dengan 3.800 Kg(Tergantung apa yang ditimbag). Alasannya karena Nabi Muhammad S.A.W berwudhuk dengan satu Mud yaitu 2 rithal dan mandi dengan satu sha' yaitu 8 rithal. Maka dikalikan saja 1 sha' 8 rithal iraq, 1 rithal 230 dirham atau lebih kurang 3.800 gram sebanding dengan 3.8 kg. Berapa harga anggur 3.8 kg?.

Ataupun kita ambil satu pendapat lagi yaitu 2 kg kurang sedikit. Maka ujungnya harga yg kita bayar adalah harga 3.8 kg, berapa harganya?, seukuran itulah yg dikeluarkan. Jangan dalam hargai nilai beras.

Karena kalau kita hargakan beras ujung2nya tidak ada pendapat yg mempertanggung jawabkan tentang sah zakat kita?.

Kalau kita nanya kepada imam syafi'i, imam syafi'i pasti menjawab oooooww tidak bolehh, tidak sah. Tidak ada pendapat yang boleh bayar dengan uang karena imam syafi'i tidak mengatakan tidak boleh ganti dengan uang.

Kalau kita nanya kepada Imam hanafi, imam hanafi akan menjawab boleh bayar dengan harga tapi bukan harga beras .

Akhirnya orang yg membayar zakat fitrah dengan uang dari harga beras tiada pendapat dalam satu madzhab pun yg menyatakan sah.

Kita bukan membatasi tidak boleh mengamalkan madzhab imam hanafi, silahkan beramal tetapi harus sesuai dengan aturan2 yang ada dalam pendapat mereka.

Hal yg penting harus ingat adalah,tidak boleh mencampur adukkan mazhab dalam sebuah masalahJika dari awal kita berpijak pada madzhab Imam hanafi,maka sampai tuntaspun kita harus berpegang pada mazhab imam hanafi. baik dari syarat sampai dengan mustahiq zakat.Tapi jika dari awal kita berpegang pada pendapat imam syafi'i,maka sampai tuntaspun kita harus berpegang kepada mazhab Syafi'i.
Maka andai kita ingin menggantikan zakat fitrah dengan uang,kita harus pakai ukuran Imam hanafi juga.

Kesimp**an;
membayar zakat fitrah dengan uang haruslah dari harga gandum, padi belanda, kurma dan anggur. Tidak sah membayar zakat fitrah dengan harga beras, karena Imam Hanafi berpendapat tidak sah mengeluarkan zakat fitrah dari selain empat jenis makanan tersebut seperti dengan harga beras sebagaimana dikerjakan kebanyakan masyarakat saat ini.

والله وارسوله آعلم.

15/03/2026

Jual sarang walet tanpa ribet – cek kualitas, deal, langsung bayar

PESAN AYAHANDA TU SOP KEPADA DEWAN GURU DAN SANTRI 🍂Dalam tausiyah nya, Ayahanda berpesan bahwa sejak dini seseorang har...
19/07/2021

PESAN AYAHANDA TU SOP KEPADA DEWAN GURU DAN SANTRI 🍂

Dalam tausiyah nya, Ayahanda berpesan bahwa sejak dini seseorang harus memiliki niat yang baik karena niat yang baik akan sangat menguntungkan dan luar biasa. Ikhlaskan hati selalu, jaga terus, dan apabila syaitan membisikkan sesuatu yang bukan-bukan maka secepatnya singkirkan dengan beristigfar memohon perlindungan dari niat yang tidak menguntungkan itu.

Kepada dewan guru ayah menyampaikan bahwa apa yang kita lakukan sehari-hari terhadap murid merupakan sebuah keberuntungan besar. Singkirkan hal-hal yang beresiko ke depan yakni perkara yang tidak memiliki manfaatnya.

"Bek teugoda tanyoe jeut keu guru agar ji côm jaroe dan dihormati oleh murid" Kata Ayah.

Memang benar seorang murid wajib menghargai gurunya tapi seorang guru jangan pernah berharap akan hal tersebut. Seorang murid akan berdosa jika tidak takzim pada gurunya akan tetapi seorang guru juga akan berdosa apabila memperbudak murid-muridnya.

Maka perbaikilah niat, caranya buang dulu niat yang kotor itu. Untuk apa ingin hebat karena kecil sekali kehebatan dunia itu. yang paling penting adalah hebat untuk selama-lamanya karena Penghujung kehidupan yang abadi adalah alam akhirat. Adapun kehebatan yang dicari adalah disaat berada di alam Barzah akan menjadi seperti kebun surga.

Dunia ini hanyalah godaan, bayang-bayang, segigih manapun mencari kehebatan dunia akan tetap Allah hadirkan orang yang menghinakan kita, Allah akan senantiasa menguji dan memberi kita cobaan. Dunia ini hanyalah godaan dan bayang-bayang bukan keabadian.

Semoga Bermanfaat. 🙏🏻

"FOKUS"Ada seorang anak yang setiap ibadah.. rajin ke Masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada ibunya, "Bu mulai hari i...
20/04/2021

"FOKUS"

Ada seorang anak yang setiap ibadah.. rajin ke Masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada ibunya,
"Bu mulai hari ini saya tidak mau ke Masjid lagi"

"Lho kenapa?" sahut sang ibu.

"Karena di Masjid saya menemukan orang² yang kelihatannya suci tapi sebenarnya tidak, ada yang sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang lain".

Sang ibu pun berpikir sejenak dan berkata, "Baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yang harus kamu lakukan setelah itu terserah kamu".

"Apa itu?"

"Ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling Masjid, ingat jangan sampai ada air yang tumpah".

Si anak pun membawa segelas air berkeliling Masjid dengan hati², hingga tak ada setetes air pun yang jatuh.

Sesampai di rumah sang ibu bertanya, "Bagaimana sudah kamu bawa air itu keliling Masjid?",

"Sudah".

"Apakah ada yang tumpah?"

"Tidak".

"Apakah di Masjid tadi ada orang yang sibuk dengan gadgetnya?".

"Wah, saya tidak tahu karena pandangan saya hanya tertuju pada gelas ini", jawab si anak.

"Apakah di Masjid tadi ada orang² yang membicarakan kejelekan orang lain?", tanya sang ibu lagi.

"Wah, saya tidak dengar karena saya hanya konsentrasi menjaga air dalam gelas".

Sang ibu pun tersenyum lalu berkata, "Begitulah hidup anakku, jika kamu FOKUS pada tujuan hidupmu, kamu tidak akan punya waktu untuk menilai kejelekan orang lain. Jangan sampai kesibukanmu menilai kualitas orang lain membuatmu lupa akan kualitas dirimu".

Marilah kita FOKUS pada diri sendiri dalam beribadah, bekerja dan untuk terus menerus bebenah menjadi positif.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

MAKNA DIBALIK KATA NIKAHNikah (نكاح) terdiri dari empat huruf yakni:1. Nun (ن)2. Kaf (ك)3. Alif (ا)4. Ha’ (ح)1. Huruf نN...
19/04/2021

MAKNA DIBALIK KATA NIKAH

Nikah (نكاح) terdiri dari empat huruf yakni:
1. Nun (ن)
2. Kaf (ك)
3. Alif (ا)
4. Ha’ (ح)

1. Huruf ن
Nun adalah singkatan dari nikmat (نعمة). Pernikahan sesungguhnya adalah sebuah nikmat. Nikmat yang besar. Mulai dari akad nikah, malam pertama hingga keseluruhan masa berkeluarga adalah nikmat.

2. Huruf ك
Kaf adalah singkatan dari karamah (كرامة) kemuliaan. Segala sesuatu yang dilakukan ketika dia sudah menikah akan menjadi mulia dengan sendirinya. Misalkan saja dalam masalah sholat:

(فيض القدير شرح الجامع الصغير ج ٤ ص ٤٩)
4473 - (ركعتان من المتزوج أفضل من سبعين ركعة من الأعزب)
لعل وجهه أن المتزوج مجتمع الحواس والأعزب مشغول بمدافعة الغلمة وقمع الشهوة فلا يتوفر له الخشوع الذي هو روح الصلاة

"Dua rakaat dari seorang yang sudah menikah lebih utama dibandingkan dari 70 rakaatnya orang yang bujang.

Dimungkinkan sisi keutamaanya adalah seorang yang sudah menikah terkumpul segala indera dan fokusnya, sementara yang masih bujang senantiasa tersibukkan diri dengan mengekang gelora birahinya sehingga kesempatan khusyu' yang menjadi jiwa sholat tidak terpenuhi.

3. Huruf ا
Alif adalah singkatan dari ulfah (ألفة) yang bermakna kasih sayang. Sebab didalam pernikahan haruslah ada hubungan kasih sayang diantara keduanya. Pernikahan tanpa kasih sayang pastilah akan gagal. Maka dari itulah, Allah SWT menciptakan pasangan kita dari jenis sendiri agar tercipta rasa ketenangan dan kasih sayang, firman Allah SWT:

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang."

4. Huruf ح
Ha’ adalah singkatan dari hikmah (حكمة) sebab menikah itu banyak hikmahnya. Mulai dari hikmah psikologis, hikmah medis, hingga hikmah sosial. Di antara hikmah pernikahan adalah agar menjaga pandangan dari perbuatan maksiat, seperti sabda Rasulullah ﷺ :

يَا مَعْشَرَ اَلشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ اَلْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ , فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ

Wahai generasi muda, barangsiapa di antara kalian sudah mampu membiayai pernikahan, maka hendaknya dia menikah, karena hal itu lebih menjaga pandangan (dari kemaksiatan) dan lebih memelihara kemaluan.

_Menurut Imam An-Nawawi kata الشباب itu bermakna seseorang yang sudah baligh dan belum mencapai umur 30 tahun, dikhususkan khitob tersebut kepada pemuda sebab umumnya adanya keinginan kuat untuk menikah ada pada diri mereka._

Ada p**a yang mengatakan ha’ dalam lafadz Nikah adalah singkatan dari hirosah dan himayah (حراسة و حماية) yang berarti menjaga, saling menjaga antara satu sama lain seperti ibarat dalam firman Allah SWT:

”هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ”

“Istri-istri adalah pakaian untuk kalian. Demikian p**a kalian merupakan pakaian untuk mereka”.

Maka ibarat pakaian, suami dan istri harus saling menutupi aib masing-masing, saling melindungi dari perbuatan zina, saling memahami satu sama lain, serta saling melengkapi dari sesuatu yang masih kurang diantara mereka berdua.

Wallâhu A'lam

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وآله وصحبه أجمعين.

16/04/2021

Ajari anakmu anak dgn HAL yang baik agar dia selalu patuh kepadamu (orang tuanya)😊😊

MILIK IBUBAPAramai terlanggar.Terdapat sebuah pertanyaan di suatu Majlis Taklim. Suatu saat pada sesi tanya j awab kajia...
16/04/2021

MILIK IBUBAPA
ramai terlanggar.

Terdapat sebuah pertanyaan di suatu Majlis Taklim. Suatu saat pada sesi tanya j awab kajian.

Penanya: Wahai Syeikh, Ibuku tinggal menumpang bersamaku dirumahku dan terjadi masalah antara Beliau dengan isteriku.

Syeikh: Ulangi pertanyaanmu..!!

Penanya: Ibuku tinggal menumpang bersamaku di rumahku.

Syeikh: Cuba ulangi pertanyaanmu..!!

Penanya: Ibuku tinggal menumpang bersamaku di rumahku.

Syeikh: Ulangi lagi pertanyaanmu..!!

Penanya: Ibuku tinggal menumpang bersamaku.

Syeikh: Ulangi sekali lagi pertanyaanmu..!!

Penanya: Wahai Syeikh, tolong biarkan aku menyelesaikan dulu pertanyaanku, jangan anda potong.

Syeikh: Pertanyaanmu salah, yang benar engkaulah yang hidup menumpang pada ibumu, meski rumah itu milikmu dan atas namamu..

Penanya: Iya Syeikh, kalau demikian selesai sudah permasalahannya..

Syeikh: Jangan durhaka wahai anak, jangan durhaka wahai menantu..!!
Kamu dengan seluruh hartamu adalah milik ibumu.

RasululLah SAW bersabda: "Engkau dan semua hartamu adalah milik ayah Ibumu" [HR. Ibnu Majah no. 2291]

1. Setitik air mata ibu jatuh, 10 kebajikan anak hilang, ibu-ibu jangan jatuh air mata dan anak jangan bagi ibu jatuh air mata. Biarlah Ibu menangis kerana Anak Berjaya dan bukan sedih kerana Angkara Anak.

2. Kalau balik tengah malam, buka lampu tengok dan tatap muka Ibu/ayah, sebab wajah orang tidur akan menampakkan segalanya

ADA 3 MATA YG TIDAK DIJILAT API NERAKA..

» Melihat kaabah sehingga menitis air mata.
» Membaca Al-Qur’an sehingga menitis air mata.
» Memandang wajah Ibu yang sedang tidur /sedar hingga berlinangan air mata.

Orang yang kita kena tengok dan selalu pandang dalam hidup, tengok masa tidur.
» Anak
» Ayah/Ibu
» Suami /Isteri

1. Adalah menjadi satu dosa jika kita mengguna jari telunjuk untuk menunjukkan sesuatu pada Ibu/bapa.

2. Barang siapa yang tidak mendoakan ibu/bapa selepas sembahyang buat ibu yang sudah meninggal maka dikira dia anak derhaka walaupun pada waktu ibu/bapanya hidup dia tak pernah menderhaka. Maksudnya jika ibu/bapa masih hidup atau telah tiada, selepas setiap solat kita mesti mendoakannya.

3. Doa orang yang masih hidup makbul untuk orang yang hidup dan mati. Jadi doakanlah Ibu/bapa kita yang telah tiada.

4. Ketika melalui kubur, perlahankan kenderaan (jika sedang menaiki kenderaan) dan beri salam, mereka akan doakan kita “berkatilah si p**an ini” dan jika tak bagi salam, mereka akan kata “celakahlah orang ini” Jadi, jangan lupa bagi salam.

5. Tanda-tanda siksa Allah atas muka bumi ini antara lain simpan harta sampai mati tak pernah keluarkan zakat.

6. Sesiapa yang bersedekah selalu, takkan miskin orang itu selamanya.

7. Jika mak ayah kita sudah meninggal dan semasa hayatnya kita ada peruntukkan wang untuk dia, bila mak kita dah takde teruskan memberi peruntukkan itu sebagai sedekah.
“Ya Allah, aku sedekahkan bagi pihak ibu/bapaku, semoga pahala sedekah ni sampai kepada ibu/bapaku”.
Itu yang yang buat ibu/bapa kita bahagia di sana.

8. Kalau kita susah nak bersedekah, bayangkan wajah Ibu/bapa kita baru kita ringan tangan nak bersedekah.

9. Allah panjangkan usia Ibu/bapa supaya mereka sakit dan nyanyuk sebagai salah satu jalan anak2nya ke syurga. Jagalah mereka dengan baik In shaa Allah, syurga balasannya. Jadi kalau tahu ibu/bapa sakit, berebutlah menjaga ibu/bapa kita. Besar sangat pahalanya.

10. Allah kalau boleh tak nak kita masuk neraka jadi Allah takkan matikan seseorang dalam keadaan kotor dan berdosa jadi dia bagi kita sakit/malu/miskin untuk membersihkan kita sebelum dia mengambil kita.

Ya Allah jadikan hari-hari kami penuh dengan bakti kami kepada orang tua kami dan berkatilah kehidupan kami..Aamiin Yarobbal A'lamiin.

PESANAN UNTUK KITA YANG BERGELAR ANAK

Wallahua'lam

*TIDAK ADA SUAMI YG JUJUR*Taukah dirimu kalau suamimu mungkin sering dicaci maki bosnya.?Taukah dirimu kalau suamimu mun...
16/04/2021

*TIDAK ADA SUAMI YG JUJUR*

Taukah dirimu kalau suamimu mungkin sering dicaci maki bosnya.?
Taukah dirimu kalau suamimu mungkin sering mendapat hinaan di luar sana.?

Taukah dirimu mungkin suamimu bahkan baru saja mempertaruhkan nyawanya demi dirimu dan anak" mu.
Taukah dirimu kalau suamimu mungkin sering menahan lapar demi bisa p**ang membawa uang.
Sebelum engkau cemberut padanya,,,
Hitung lah dulu telah berapa juta tetes keringat engkau peras dari tubuhnya.

Sebelum engkau marah padanya,,,
Tataplah lekat-lekat matanya, mungkin tanpa kamu sadari mata itu telah banyak mengeluarkan air mata demi melihat dirimu tersenyum 😊 😞

Ketahuilah
Bila sampai hari ini dia belum bisa memenuhi segala keinginanmu, itu hanya karena faktor keadaan.
Tak seorang pun kepala keluarga yg tidak ingin melihat keluarganya bahagia.
Sebelum engkau marah kepadanya, lihatlah dan renungkan lah apa yg telah dilakukan oleh seorang suami.
Betapa suamimu sudah kerja keras banting tulang demi memenuhi kebutuhan keluarganya.
Sebagian ayah tak pandai menceritakan kepedihannya pada anak istrinya, ia telan sendiri.

Ia tak mau anak istrinya tahu betapa susahnya ia berjuang.. Ia hanya ingin anak istrinya bangga terhadap dirinya, terhadap pekerjaannya..

Untuk para ayah di mana pun berada.
Smoga lelahmu menjadi berkah,

Amiin ya Allah..🤲

PENDIRI KERAJAAN JEUMPA ACEH BERKETURUNAN RASULULLAH  (AHLILBAITS)SULTAN SHAHRIANSHAH SALMAN AL FARISI ABAD KE 7 Shahria...
16/04/2021

PENDIRI KERAJAAN JEUMPA ACEH BERKETURUNAN RASULULLAH (AHLILBAITS)
SULTAN SHAHRIANSHAH SALMAN AL FARISI ABAD KE 7

Shahrianshah Salman Al-Farisi Pendiri Kerajaan Jeumpa Atjeh (777 M)

Kerajaan Jeumpa Atjeh, berdasarkan Ikhtisar Radja Jeumpa yg di tulis Ibrahim Abduh, yg disadurnya dari hikayat Radja Jeumpa merupakan suatu Kerajaan yg benar keberadaannya pada kurang lebih abad ke 777 Masehi yg berada di kurang lebih kawasan perbukitan mulai dari pinggir sungai Peudada di sebelah barat hingga Pante Krueng Peusangan di sebelah timur.

Istana Raja Jeumpa terletak di desa Blang Seupeueng yg dipagari di sebelah utara, kini disebut Cot Cibrek Pintoe Ubeuet.

Masa itu Desa Blang Seupeueng merupakan permukiman yg padat penduduknya serta juga merupakan kota bandar pelabuhan besar, yg terletak di Kuala Jeumpa.

Dari Kuala Jeumpa hingga Blang Seupeueng ada suatu alur yg besar, biasanya dilewati oleh kapal-kapal serta perahu-perahu kecil.

Alur dari Kuala Jeumpa tersebut membelah Desa Cot Bada pribadi ke Cot Cut Abeuk Usong alias ke ”Pintoe Rayeuk” (Pintu Besar).

Menurut silsilah keturunan Sultan-Sultan Melayu, yg dikeluarkan oleh Kerajaan Brunei Darussalam serta Kesultanan Sulu-Mindanao, Kerajaan Islam Jeumpa dipimpin oleh seorang Pangeran dari Parsia (India Belakang ) yg bernama Syahriansyah Salman alias Sasaniah Salman yg kawin dengan Puteri Mayang Seuludong serta mempunyai berbagai anak, antara lain Syahri Poli, Syahri Tanti, Syahri Nuwi, Syahri Dito serta Makhdum Tansyuri yg menjadi bunda daripada Sultan pertama Kerajaan Islam Perlak yg berdiri pada tahun 805 Masehi.

Menurut penelitian Sayed Dahlan al-Habsyi, Syahri merupakan gelar pertama yg dipakai keturunan Nabi Muhammad di Nusantara sebelum memakai gelar Meurah, Habib, Sayid, Syarief, Sunan, Teuku serta lainnya. Syahri diambil dari nama istri Sayyidina Husein bin Ali, Puteri Syahribanun, anak Maha Raja Parsia terbaru yg ditaklukkan Islam.

Sampai ketika ini, penulis belum menemukan silsilah keturunan Pengeran Salman ke atas, apakah beliau tergolong dari keturunan Nabi Muhammad saw alias keturunan raja-raja Parsia.

Karena di silsilah yg dikeluarkan Kesultanan Brunei serta Kesultanan Sulu tak disebutkan. Namun menurut pengawasan pakar sejarah Atjeh, Sayed Hahlan al-Habsyi, beliau merupakan tergolong keturunan Sayyidina Husein ra.

Dikarenakan :
Beliau menunjukkan gelar Syahri terhadap anak-anaknya, yg terperinci menunjuk terhadap moyangnya. Beliau mengawinkan anak perempuannya dengan cucu Imam Ja’far Sadiq, yg menjadi tradisi para Sayid hingga ketika ini.

anak beliau, Syahri Nuwi merupakan patron dari rombongan Nakhoda Khalifah, bahkan ada yg berpendapat kedatangan rombongan ini atas permintaan Syahri Nuwi untuk membuatkan kekuatan Ahlul Bayt alias keturunan Nabi saw di Nusantara seusai mendapat pukulan di Arab serta Parsia.

Itulah sebabnya, relasi Syahri Nuwi dengan rombongan Nakhoda Khalifah sangat dekat serta berpendapat mereka sebagai tahap keluarga.

Yang butuh dicermati, kenapa Pangeran Salman Al-Parsi memilih kota kecil di wilayah Jeumpa sebagai tempat mukimnya, serta tak memilih kota metropolitan semacam Barus, Fansur, Lamuri serta sekitarnya yg telah berkembang pesat serta menjadi persinggahan para pedagang manca negara?

Ada berbagai kemungkinan, Beliau diterima dengan baik oleh masyarakat Jeumpa serta memutuskan tinggal di sana, Beliau merasa enjoy serta sesuai dengan penguasa (meurah), Keinginan untuk membuatkan wilayah ini setingkat Barus, Lamuri serta lainnya serta Menghindar dari pandangan penguasa.

Alasan terbaru ini, mungkin bisa diterima sebagai argumen utama. Mengingat Pangeran Salman merupakan salah seorang pelarian politik dari Parsia yg tengah bergejolak yg akan terjadi peperangan antara Keturunan Nabi saw yg didukung pengikut kabilah dengan Penguasa Bani Abbasiah masa itu (tahun 150an Hijriah).

Beliau bersama para pengikut setianya memilih ujung utara p**au Sumatera sebagai tujuan sebab terbukti kawasan telah populer serta telah tersedia tak sedikit pemeluk Islam yg mendiami perkampungan-perkampungan Arab alias Persia.

Kemungkinan Jeumpa merupakan salah satu pemukiman baru tersebut. Untuk menghindari pengejaran itulah, beliau memilih kawasan pinggiriran supaya tak terlalu menyolok.

Itulah sebabnya, Pangeran Salman juga dikenal dengan nama-nama lainnya, semacam Meurah Jeumpa, alias ada yg berkata beliau sebagai Abdullah.

Di bawah pemerintahan Pangeran Salman, Kerajaan Islam Jeumpa berkembang pesat menjadi suatu kota baru yg mempunyai relasi luas dengan Kerajaan-Kerajaan besar lainnya. Potensi, karakter, pengetahuan serta pengalaman Pangeran Salman sebagai seorang adiwangsa calon pemimpin di Kerajaan maju serta besar semacam Persia yg telah mendapat pendidikan khusus sebagaimana lazimnya Pangeran Islam, pasti telah mendorong pertumbuhan Kerajaan Jeumpa menjadi salah satu sentra pemerintahan serta perdagangan yg berpengaruh di kurang lebih pesisir utara p**au Sumatra.

Jeumpa sebagai Kerajaan Islam pertama di Nusantara memperluas relasi diplomatik serta perdagangannya dengan Kerajaan-Kerajaan lainnya, baik di kurang lebih Pulau Sumatera alias negeri-negeri lainnya, terutama Arab serta Cina.

Banyak tempat di kurang lebih Jeumpa bersumber dari bahasa Parsi, yg paling terperinci merupakan Bireuen, yg artinya kemenangan, sama dengan makna Jayakarta, asal nama Jakarta yg didirikan Fatahillah, yg dalam bahasa Arab semakna, Fath mubin, kemenangan yg nyata.

Untuk membuatkan Kerajaannya, Pangeran Salman telah membawa anak-anaknya menjadi Meurah-Meurah baru.

Ke wilayah barat, berhampiran dengan Barus-Fansur-Lamuri yg telah berkembang terlebih dahulu, beliau membawa anaknya, Syahri Poli menjadi Meurah mendirikan Kerajaan Poli yg selanjutnya berubah menjadi Kerajaan Pidie. Ke sebelah timur, beliau membawa anaknya Syahr Nawi sebagai Meurah di suatu kota baru bernama Perlak pada tahun 804.

Namun dalam perkembangannya, Kerajaan Perlak tumbuh pesat menjadi kota pelabuhan baru terutama seusai kedatangan rombongan keturunan Nabi yg dipimpin Nakhoda Khalifah berjumlah 100 orang.

Syahr Nuwi mengawinkan adiknya Makhdum Tansyuri dengan salah seorang tokoh rombongan tersebut bernama Ali bin Muhammad bin Jafar Sadik, cicit terhadap Nabi Muhammad saw.

Dari perkawinan ini lahir seorang putra bernama Sayyid Abdul Aziz, serta pada 1 Muharram 225 H alias tahun 840 M dilantik menjadi Raja dari Kerajaan Islam Perlak dengan gelar Sultan Alaiddin Sayyid Maulana Abdul Azis Syah.

Melalui jalur perkawinan ini, relasi erat terbina antara Kerajaan Islam Jeumpa dengan Kerajaan Islam Perlak. Karena wilayahnya yg strategis Kerajaan Islam Perlak akhirnya berubah menjadi suatu Kerajaan yg maju menggantikan peran dari Kerajaan Islam Jeumpa.

Setelah tampilnya Kerajaan Islam Perlak sebagai sentra pertumbuhan perdagangan serta kota pelabuhan yg baru, peran Kerajaan Islam Jeumpa menjadi tak lebih menonjol.

Namun demikian, Kerajaan ini tetap eksis, yg mungkin berubah kegunaaan sebagai suatu kota pendidikan bagi kader-kader ulama serta pendakwah Islam. Karena diketahui bahwa Puteri Jeumpa yg menjadi ibunda Raden Fatah merupakan keponakan dari Sunan Ampel.

Berarti Raja Jeumpa masa itu bersaudara dengan Sunan Ampel. Sementara Sunan Ampel merupakan keponakan dari Maulana Malik Ibrahim, yg artinya kakek, mungkin kakek saudara dari Puteri Jeumpa.

Maka dari relasi ini bisa dibangun suatu kesimp**an bahwa, para wali mempunyai relasi dengan Kerajaan Jeumpa yg boleh sehingga Jeumpa masa itu menjadi sentra pendidikan bagi para ulama serta pendakwah Islam Nusantara. Namun belum ditemukan data mengenai persoalan ini.

Setelah berdirinya berbagai Kerajaan Islam baru sebagai sentra Islamisasi Nusantara semacam Kerajaan Islam Perlak (840an) serta Kerajaan Islam Pasai (1200an), Kerajaan Islam Jeumpa yg menjalin kerjasama diplomatik tetap mempunyai peran besar dalam Islamisasi Nusantara, terutama dalam penaklukkan berbagai kerajaan besar Jawa-Hindu semacam Majapahit misalnya.

Di kisahkan bahwa Raja terbaru Majapahit, Brawijaya V mempunyai seorang istri yg bersumber dari Jeumpa (Champa), yg menurut pendapat Raffless berada di wilayah Atjeh serta bukan di Kamboja sebagaimana difahami selagi ini. Puteri cantik jelita yg populer dengan nama Puteri Jeumpa (Puteri Champa) ini merupakan anak dari salah seorang Raja Muslim Jeumpa yg juga keponakan dari pemimpin para Wali di Jawa, Sunan Ampel serta Maulana Malik Ibrahim.

Mereka merupakan para Wali keturunan Nabi Muhammad yg dilahirkan, dibesarkan serta dididik di wilayah Atjeh, baik Jeumpa, Perlak, Pasai, Kedah, Pattani serta sekitarnya.

Dan merekalah konseptor penaklukan Kerajaan Jawa-Hindu Majapahit dengan gerakannya yg populer dengan sebutan Wali Songo alias Wali Sembilan.

Perkawinan Puteri Muslim Jeumpa Atjeh dengan Raja terbaru Majapahit melahirkan Raden Fatah, yg dididik serta dibesarkan oleh para Wali, yg selanjutnya dinobatkan sebagai Sultan pada Kerajaan Islam Demak, yg ketahui sebagai Kerajaan Islam pertama di p**au Jawa. Kehadiran Kerajaan Islam Demak inilah yg telah mengakhiri riwayat kegemilangan Kerajaan Jawa-Hindu Majapahit.

Sejarah ini bisa diartikan sebagai keberhasilan taktik Kerajaan Islam Jeumpa Atjeh yg kala itu telah berhubungan dengan Kerajaan Islam Pasai yg telah menggantikan peranan Kerajaan Islam Perlak dalam menaklukkan serta mengalahkan suatu kerajaan besar Jawa-Hindu Majapahit serta mengakhiri sejarahnya serta menjadikan p**au Jawa sebagai wilayah kekuasaan Islam di bawah Kerajaan Islam Demak yg dipimpin oleh Raden Fatah, yg ibunya bersumber dari Kerajaan Jeumpa di Atjeh.

Jadi bisa dikatakan bahwa, Kerajaan Jeumpa Atjeh,,lah yg telah mengalahkan dominasi Kerajaan Jawa-Hindu Majapahit dengan taktik penaklukan lewat perkawinan yg dilakukan oleh para Wali Sembilan, yg mempunyai garis relasi dengan Jeumpa, Perlak, Pasai ataupun Kerajaan Atjeh Darussalam.

Setelah Kerajaan Islam Perlak yg berdiri pada tahun 805 Masehi tumbuh serta berkembang, jadi sentra aktivitas Islamisasi nusantarapun berpindah ke wilayah ini.

Dapat dikatakan bahwa Kerajaan Islam Perlak merupakan kelanjutan alias pengembangan daripada Kerajaan Islam Jeumpa yg telah mulai menurun peranannya.

Namun dengan cara diplomatik kedua Kerajaan ini merupakan suatu keluarga yg terbelit dengan aturan Islam yg mengutamakan persaudaraan.

Apalagi para Sultan merupakan keturunan dari Nabi Muhammad yg senantiasa mengutamakan kepentingan agama Islam di atas segala kepentingan duniawi serta diri mereka. Bahkan dalam silsilahnya, Sultan Perlak yg ke V bersumber dari keturunan Kerajaan Islam Jeumpa.

Address

Bireuen

Telephone

+6282272298505

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Usaha Berkah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Usaha Berkah:

Share

Category