Yuk Berkebun Sayur Dari Rumah

Yuk Berkebun Sayur Dari Rumah Kini semua orang bisa berkebun sayur dari rumah. Kami menyediakan bibit-bibit kualitas unggul dari be

Berfaedah sekali ini.Beneran sy coba pada rontok semua itu kutu daun...
21/03/2021

Berfaedah sekali ini.
Beneran sy coba pada rontok semua itu kutu daun...

  Bagi penggemar sayuran hijau, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya pakcoy. Pakcoy adalah jenis sayuran hij...
20/01/2021


Bagi penggemar sayuran hijau, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya pakcoy. Pakcoy adalah jenis sayuran hijau yang termasuk ke dalam keluarga sawi-sawian. Pakcoy atau pakchoy atau pak choi biasa disebut juga dengan sebutan sawi sendok. Ada banyak sekali jenis pakcoy yang ada, misalnya pakcoy merah, hijau, pakcoy putih, baby pakcoy, dan lain sebagainya.

Pakcoy adalah salah satu dari banyak jenis sayuran hijau yang mudah dan cepat untuk dibudidayakan. Jenis-jenis pakcoy juga merupakan salah satu jajaran benih sayuran paling laris. Waktu panennya sangat singkat, yaitu antara 30 sampai 45 hari setelah ditanam.

Menanam pakcoy tidak harus di tanah yang luas. Pakcoy bisa juga ditanam di pot atau polybag berukuran relatif kecil. Berikut ini adalah cara menanam pakcoy di polybag atau pot:

*Tahap Penyemaian

1. Siapkan biji pakcoy, media tanam, sprayer, dan tempat penyemaian.
2. Semaikan biji pakcoy terlebih dahulu. Gunakan nampan khusus penyemaian atau tray semai (seedling tray) atau bisa juga menggunakan pot, polybag, atau wadah lain.
Media tanam untuk penyemaian sebaiknya berupa media tanam selain tanah misalnya sekam bakar, kompos, atau cocopeat. Jika hendak menggunakan tanah, usahakan tanahnya berupa tanah yang gembur dan subur, yang telah diberi campuran pupuk kandang (1:1).
3. Lubangi media tanam di wadah penyemaian dengan ujung jari. Kedalamannya sekitar satu ruas jari.
4. Masukkan dua biji per lubang. Maksud dari dua biji ini adalah, jika satu biji mati, satu bijinya yang lain bisa menggantikannya untuk tumbuh. Untuk penyemaian, dalam polybag berukuran 15 cm bisa dibuat menjadi lima lubang.
5. Kubur lubang yang sudah diberi biji dengan cara menutupnya dengan media tanam yang berada di bibir setiap lubang. Anda tidak perlu menekan-nekannya.
6. Siram menggunakan sprayer (semprotan air) dengan lembut setiap pagi dan sore.
7. Simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
8. Jauhkan dari gangguan hewan, seperti ayam atau burung.
9. Tunggu sekitar dua minggu hingga pakcoy tumbuh dan berdaun dua.

** Tahap Pemindahan Media Tanam

Jika benih pakcoy telah tumbuh menjadi pakcoy muda (seedling pakcoy), ciri khasnya berdaun dua (atau kira-kira berumur sekitar dua minggu) pakcoy bisa dipindahkan ke pot yang lebih besar untuk bisa ditanam secara mandiri. Siapkan pot atau polybag dengan minimal ukuran 15 cm. Gunakan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang (1:1) atau bisa juga menggunakan sekam bakar.

1. Isi pot atau polybag dengan media tanam. Jangan terlalu penuh, jangan juga terlalu dangkal.
2. Lubangi media tanam tepat di tengah-tengah pot. Ukuran lubang disesuaikan dengan ukuran gundukan akar pakcoy.
3. Tanam pakcoy sesegera mungkin setelah dicabut. Hati-hati saat mencabutnya, jangan sampai akarnya patah. Gunakan sendok atau sekop untuk mempermudah proses pencabutan.
4. Tepuk-tepuk bagian media tanam sekitar akar pakcoy yang sudah dikubur. Jangan terlalu keras. Fungsinya, agar pakcoy tidak miring saat disiram air.
5. Siram pakcoy menggunakan semprotan air setiap pagi dan sore hari.
6. Selama seminggu pertama, jauhkan dari sinar matahari langsung. Simpanlah di tempat teduh.
7. Setelah seminggu, pot atau polybag pakcoy bisa dipindahkan pada tempat yang terkena sinar matahari sepanjang hari.
8. Hati-hati dengan sinar matahari langsung. Daun pakcoy bisa terbakar karena sinar matahari yang terlalu panas.
9. Berilah pupuk secara berkala. Pupuk organik atau pupuk kandang adalah pilihan yang terbaik

Pakcoy bisa dipanen sekitar 30 sampai 45 hari setelah ditanam di pot atau polybag mandirinya. Pemanenan bisa dilakukan dengan mencabutnya langsung dari tanah atau dengan memotong batang pakcoynya.

Semoga bermanfaat.

Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak digemari oleh masyarakat, hal ini dikarenakan bayam memiliki kandun...
20/01/2021

Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak digemari oleh masyarakat, hal ini dikarenakan bayam memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lengkap diantaranya vitamin A,B,C dan K, selain itu mineral-mineral utama yang dimiliki bayam adalah magnesium, zat besi, asam folat, kalsium, potasium dan sebagainya.
Jika anda tidak memiliki lahan yang luas untuk menanam sayuran, seperti bayam merah misalnya, hal tersebut bukan menjadi kendala, anda bisa menanamnya dalam polybag, yang bisa diletakkan di sekitar rumah, sehingga anda bisa mencukupi kebutuhan sayur keluarga melalui tangan anda sendiri.

Jika anda tertarik untuk membudidayakannya, berikut ini Cara Menanam Bayam Merah di Polybag di rumah:

Metode penanaman bayam yang akan kita uraikan disini adalah menggunakan metode penanaman organik, dimana sayuran organik ini lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi.

- Persiapan benih

Sebelum anda memulai menanam bayam, hal penting yang harus anda lakukan adalah memilih benih bayam berkualitas unggul, karena benih merupakan salah satu hal yang menentukan keberhasilan budidayanya. Benih bayam saat ini dapat diperoleh dengan mudah di toko-toko pertanian ataupun secara online.

Benih bayam tidak melalui proses penyemaian, melainkan langsung ditanam pada media tanam.

- Persiapan media tanam

Siapkan wadah untuk media tanam berupa polybag, bisa juga menggunakan pot atau yang lainnya, yang terpenting adalah wadah tersebut memiliki lubang-lubang kecil agar air tidak menggenang.

Selanjutnya siapkan media tanam berupa campuran tanah humus, arang sekam dan pupuk kompos/pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1, bahan-bahan tersebut perlu diberikan pada media tanam supaya menghasilkan media tanam yang subur tanpa perlu melakukan pemupukan secara kimiawi. Kemudian masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag.

* Tahap penanaman

Taburkan benih bayam merah diatas media pada polybag secara merata, jangan terlalu padat, karena jika terlalu padat akan terjadi perebutan unsur hara dan sinar matahari sehingga menyebabkan pertumbuhannya lambat. Perkiraan untuk satu polybag dengan diameter 30 cm adalah sekitar 50 biji.

Taburkan abu sekam atau abu pembakaran di atasnya, tipis saja sacara merata, tujuannya untuk melindunginya dari hama seperti siput dan juga abu sekam ini mengandung belerang yang sangat tinggi sehingga dapat memacu pertumbuhan benih agar lebih cepat.

Siram menggunakan air secara hati-hati agar benih tidak larut terbawa air mengingat benih bayam bentuknya sangat kecil.

Untuk penyiraman berikutnya dilakukan secara rutin 2 kali sehari.

Setelah berumur 1 minggu dari penanaman, benih bayam sudah mulai tumbuh dengan memiliki 2 daun kecil.

Tanaman bayam merah yang ditanam secara organik sudah dapat dipanen setelah berumur 25 hari dan dilakukan bertahap dengan interval 5 hari sekali.

Pemanenan sebaiknya dilakukan dengan memetik pucuk-pucuknya saja sehingga tanaman bayam dapat bertunas dan tumbuh lagi.

Demikianlah ulasan mengenai cara menanam bayam merah di polybag secara organik di rumah, semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

11/07/2020

Cara menanam kacang panjang dari bibit di dalam pot. Tidak perlu lahan yg luas, bisa ditanam di pekarangan rumah. Yg penting pastikan media tanamnya bagus dan rajin disiram...

Sumber: tertera di video

09/07/2020

Yuk tanam kangkung.
Gampang kok. Bisa praktekin dari video ini...

Address

Citra Indah City Kec Jonggol
Bogor
16830

Telephone

+6281310004832

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yuk Berkebun Sayur Dari Rumah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share