09/06/2021
GUSTI ALLOH SUDAH BOSAN SAMA KAMU... !!!
Seorang pedagang bunga bertanya pada seorang Ustadz yang kebetulan jadi pelanggan nya hari itu.
"Pak ustad, kenapa ya. Saya kok merasa susah dan penuh masalah. Cari rizki sulit, orderan sepi, cari pembeli susah, penghasilan semakin kecil, cicilan motor pun menungak terus pokoknya masa depan saya semakin suram pa ustadz ....!!
Saya juga merasa jenuh dengan hidup saya yang begini2 aja..! Terasa hambar, tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya. Bosan saya ustadz. *Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali ya?"*
"Oooo..! Mungkin saat ini *Alloh juga lagi BOSAN dengan kamu.*"
"Hahh! Allah bosan dengan saya ? Maksudnya bagaimana ustadz?", tanya si pedagang bunga itu
"Mungkin Malaikat Rahmat capek mencari kamu, dicari kesana kemari tapi kamu tak pernah ditemukan."
Setelah berhenti sejenak, ustadz tersebut melanjutkan,
"kamu dicari oleh Allah di antara kumpulan orang yang sholat berjamaah di masjid, tidak ada.
Dicari di antara kumpulan DHUHA, kamu juga tak ada.
Dicari di antara kumpulan TAHAJJUD juga tak ada
Dicari di antara kumpulan PUASA sunah ga ada
Dicari di antara kumpulan SEDEKAH juga tak kelihatan batang hidungmu.
Dicari di antara kumpulan TADARUSAN Qur'an, kamu juga tak nampak di sana.
Dicari di antara kumpulan orang orang yang UMROH, *niat pun kamu tidak punya.*
Pedagang bunga itu diam menunduk, ia merasa seperti ada sesuatu yang menohok relung hatinya.
Si ustadz melanjutkan...
"kamu dicari Allah di antara orang² yang *tepat waktu SHOLATNYA,
Kamu juga tak ada. *Malah sholat kamu di kerjakan paling belakang dibanding aktivitas lainnya.*
Memangnya siapa yang ngasih waktu dan umur pada kamu.
Dicari di antara ahli SHOLAWAT pun tak ada.
Dicari di antara yang MENUNTUT ILMU (agama/pengajian/ta'lim), juga ga ada.
Dicari di antara orang yang mengamalkan dan menegakkan SILATURRAHIM, kamu juga ga ada.,
sok sibuk... sok repot... ngutak-ngatik yg kurang manfaat*
Terus Allah mau mencari kamu di mana lagi? Coba kamu beritahu..!
Pedagang bunga itu diam.
"Bicaralah ... ngomong,jgn diam aja', "
ucap ustadz itu
Maka menangislah si pedagang bunga tadi. Sambil mengusap airmatanya yang bercucuran, ia lalu ber-Istig