23/11/2024
Plafon gypsum
bagian interior (dalam) rumah tampak lebih cantik, menarik, rapi, bebas dari rembesan air hujan ataupun debu-debu yang memasuki celah genteng atap, kamu bisa memasang plafon gypsum. Gypsum merupakan salah satu material pilihan terbaik untuk sekat/partisi dinding semi permanen dan juga untuk bagian plafon.
Plafon gypsum banyak dipilih lantaran harganya yang terjangkau, ketersediaannya yang banyak di pasaran, desainnya juga sederhana dan minimalis. Kamu bisa memberikan sentuhan akhir yang lebih berwarna dengan pengecatan menggunakan cat khusus.
Apakah kamu tertarik memasang plafon gypsum? Kalau iya, simak estimasi biaya borongan plafon gypsum berikut ini ya!
Upah Pasang Plafon Gypsum
Dalam jasa borongan, selain materialnya kamu juga harus mempertimbangkan biaya pasangnya atau upah para pekerjanya. Berikut ini estimasi biaya pasang berdasarkan jenis pekerjaan yang dilakukan:
Upah pasang plafon gypsum biasa: Rp 40.000 per m2
Upah pasang plafon gypsum model drop up atau drop down: Rp 50.000 per m2
Upah pasang list plafon: Rp 10.000 per m2
Upah pengecatan area plafon: Rp 15.000 per m2
Total biaya upah pengerjaan: Rp 65.000 – Rp 75.000 per m2, tergantung tipe plafon (apakah flat atau drop down/up). Makin unik dan bervariasi model plafonnya, maka pemasangannya akan semakin sulit sehingga biaya pasangnya akan semakin mahal.
Harga borongan plafon gypsum biasanya sudah ditentukan dan dihitung oleh masing-masing kontraktor setelah melakukan survey lokasi berdasarkan spesifikasi dan jenis pekerjaan yang dilakukan. Meskipun begitu, tak ada salahnya untukmu mengkalkulasikan ulang komponen-komponen biaya borongannya sehingga kamu bisa mengestimasikan total biaya borongan akhirnya.