YukiTani

YukiTani YukiTani By PT. Bisnis Berkah Berlimpah yang menjual Mesin Pertanian, Perkebunan beserta Suku Cadang

Apakah Drone lebih efektif dibandingkan manual...??  Drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau sering disebut pesawa...
07/11/2022

Apakah Drone lebih efektif dibandingkan manual...??

Drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau sering disebut pesawat tanpa awak adalah salah satu teknologi yang sudah tidak asing lagi dari mulai sektor militer hingga ke sektor fotografi, di era pandemi Covid-19 sekarang ini yang menuntut kita berada di rumah saja [6]. Selain itu penerapan drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dapat digunakan di sektor pertanian sebagai contohnya dalam hal penyemprotan pestisida, dengan memodifikasi drone menjadi drone yang mempunyai daya angkut yang besar bisa sampai 20 kg, drone bisa di gunakan seperti untuk menyemprotkan cairan pestisida, pemupukan ke lahan pertanian, selain itu drone juga di manfaatkan untuk pemetaan dan pemantauan tanaman dan lahan pertanian .

Dengan adanya teknologi drone ini ternyata bisa meringankan dan membuat pekerjaan lebih efektiv lagi, seperti dalam penyemprotan pestisida contohnya yang awalnya dilakukan dengan cara tradisional menggunakan p***a gendong yang bobot dari alat tersebut jika di hitung total berat yang di gendong sekitar 20 kg, selain itu petani harus berhadapan langsung dengan cairan pestisida yang memiliki efek bahaya jika terhirup oleh manusia apalagi jika dalam kondisi cuaca yang sangat panas, tidak sedikit petani yang keracunan oleh pestisida bahkan sampai meninggal.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan, drone ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian hingga 30,6 persen. Secara finansial, pola ini juga terbukti telah meningkatkan pendapatan petani sebesar Rp 1,3 juta hingga Rp 5 juta . Anda bisa membayangkan jika di sektor pertanian khususnya di Indonesia sudah menggunakan teknologi drone, berapa kenaikan keuntungan bagi para petani Indonesia?

COMBINE HARVESTER: Cara Panen Lebih EfisienKegiatan panen padi merupakan kegiatan untuk mengumpulkan butir-butir padi ya...
06/11/2022

COMBINE HARVESTER: Cara Panen Lebih Efisien

Kegiatan panen padi merupakan kegiatan untuk mengumpulkan butir-butir padi yang sudah matang di sawah.
Dalam kegiatan panen ini meliputi beberapa kegiatan yaitu:
a) memotong jerami,
b) mengangkut,
c) merontok (threshing),
d) membersihkan (cleaning)
e) mengumpulkan (bagging) memasukkan gabah kedalam karung.
Kegiatan memotong padi bertujuan untuk memotong tangkai malai padi, sehingga didapatkan butir butir padi yang ada di tangkai tersebut. Untuk kemudahan proses memotong maka dilakukan dengan menggunakan sabit, sehingga tidak tertutup kemungkinan pelepah dan daun padi ikut terpotong juga. Kegitan mengangkut yang dimaksud adalah memindahkan hasil potongan jerami sampai sedekat mungkin dengan alat perontok (thresher). Kegiatan merontok merupakan kegiatan melepaskan butir-butir padi dari tangkai malai sehingga didapatkan gabah. Tujuan kegiatan membersihkan adalah memisahkan materi lain selain gabah (pelepah, daun, batu dll) dan membuangnya, sehingga didapatkan gabah yang bersih. Kegiatan mengumpulkan atau bagging meliputi kegiatan mengumpulkan hasil gabah yang bersih kemudian dimasukkan ke dalam karung, dan diangkut ke gudang atau ke rumah, untuk selanjutnya diproses pengeringan dst. Secara keseluruhan, kelima proses di atas merupakan kegiatan yang dilakukan di lahan sawah, sehingga bisa dibayangkan berapa banyak tenana dan waktu yang dibutuhkan dalam suasana terik matahari. Dalam kondisi demikian sangat mungkin petani mengerjakan kegiatan tersebut dengan cepat-cepat tidak lagi dengan cermat, faktor kehilangan hasil akan tinggi yang menurut Nugroho (2012) mencapai 16%. Itulah sebabnya diintroduksikan mesin combine harvester yang dapat membantu petani dalam proses panen dan mengurangi kehilangan hasil.
Dengan mesin combine harvester semua kegiatan ini dapat dikerjakan sekaligus dalam satu rangkaian pemanenan padi di sawah, sehingga hasilnya siap dijemur atau dijual. Jadi kegiatan panen menjadi sangat efisien baik dari jumlah tenaga maupun waktu. Dalam 1 Ha sawah yang biasa panen oleh 15 -20 orang selama 2 – 3 hari, tetapi dengan mesin combine harvester cukup 6 jam dengan 2 orang saja (Balitbangtan, 2015). Secara biaya, dengan menggunakan mesin combine harvester lebih hemat biaya sampai 50% daripada menggunakan tenaga manusia secara manual, menurut Sutarjo dari UPJA Pundong, Bantul saat Temu Teknis “Optimalisasi Combine Harvester” pada tanggal 2 Mei di Jetis, Bantul.
Kecuali itu, kehilangan hasil gabah saat panen juga berkurang cukup banyak. Bila panen dengan menggunakan tenaga manusia secara manual adalah 16%, maka dengan menggunakan mesin combine harvester menjadi 4,1 – 5,4% (Pondan dkk, 2017). Manfaat lain yang didapat adalah hasil gabah bersih, tidak tercampur kotoran yang biasa ada bila dipanen secara manual

Mengenal Komponen Utama Combine Harvester dan FungsinyaCombine harvester adalah salah satu tipe mesin panen yang kegiata...
05/11/2022

Mengenal Komponen Utama Combine Harvester dan Fungsinya

Combine harvester adalah salah satu tipe mesin panen yang kegiatan memotong, memegang, merontok dan membersihkan dilakukan sekaligus. Mesin combine harvester dioperasikan oleh dua orang operator, satu operator bertugas untuk mengendalikan mesin combine harvester, operator yang lain bertugas memegang karung pada saat memasukkan gabah ke dalam karung.

Tipe combine harvester berdasarkan cara perontokannya dibagi menjadi dua macam, yaitu tipe whole feeding dimana semua hasil potongan (jerami dan padi) masuk kedalam bagian perontokan (thresher). Tipe whole feeding digunakan untuk memanen gandum, kemudian berkembang dan diadopsi untuk memanen padi, serta tipe Head feed type combine harvester, mesin panen padi dimana hanya bagian malainya yang masuk ke dalam bagian perontok (thresher) sedangkan jerami dijepit oleh bagian pembawa (conveying).

1. Header Unit
2. Conveyor Unit
3. Komponen Perontok
4. Pemisah dan pembersih
5. Grain Output
6. Main frame
7. Transportation Unit
8. Driving Panel
9. Engine
10. Kanopi

Dan kami YukiTani akan membantu anda untuk menghadirkan suku cadang yang terjangkau.

Gak Mahal Kuq... segini biaya penyemprotan dengan droneDi antara mekanisasi pertanian yang sudah berkembang namun belum ...
05/11/2022

Gak Mahal Kuq... segini biaya penyemprotan dengan drone

Di antara mekanisasi pertanian yang sudah berkembang namun belum cukup populer di kalangan petani adalah penggunaan drone untuk penyemprotan. Baik penyemprotan pupuk maupun pestisida.

Padahal, penggunaan drone untuk penyemprotan ini bisa memangkas waktu dan tenaga petani. Pasalnya, penyemprotan pupuk atau pestisida di satu hektare tanaman padi bisa tuntas dalam waktu 11 menit saja. Memang, harga drone untuk pertanian ini masih terbilang mahal, puluhan hinga seratusan juta rupiah. Namun, seperti halnya penggunaan transplanter dan harvester, petani tak perlu membeli drone untuk bisa menggunakannya. Cukup dengan sewa.
Drone Sprayer, sekali terbang drone bisa menggendong 10 liter cairan. Dengan kapasitas tersebut bisa mengcover area 1-1,3 hektare lahan. Waktu yang dibutuhkan sekitar 11-15 menit. Sehari maksimum 15 ha, tergantung cuaca.
Drone untuk penyemprotan pupuk cair area sawah Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar,
Bagi petani yang berminat menggunakan drone untuk penyemprotan ini bisa menyewa dengan tarif mulai dari Rp180.000 hingga Rp250.000 per ha. Petani cukup menyediakan pupuknya. Drone ini juga bisa diprogram sehingga dapat melakukan penyemprotan secara otomatis, tanpa perlu dikendalikan secara manual oleh operator.

Drone ini memiliki baterai berkapasitas 22.000 mAH dan tahan terbang hingga 17 menit dalam kondisi baterai penuh.

Pemupukan menggunakan drone dibandingkan dengan tenaga manusia antara lain lebih efisien dari sisi waktu dan lebih merata.
Lebih cepat dari segi waktu, lebih merata, spacing bisa diatur. Ketinggian juga bisa diatur, misalnya angin di sawah berembus kencang, kita pakai 1,2 meter di atas permukaan tanaman, dan kalau angin sepoi-sepoi saja bisa pakai ketinggian 2 meter.

Drone Canggih, Bantu Petani Semprot Pestisida Secara EfisienPetani kerap menemui kesulitan saat bercocok tanam di ladang...
05/11/2022

Drone Canggih, Bantu Petani Semprot Pestisida Secara Efisien

Petani kerap menemui kesulitan saat bercocok tanam di ladang. Menghadapi cuaca panas, kekeringan, hama hingga kewajiban menyemprot pestisida berkala di tengah teriknya matahari di sawah.
Bicara soal hama dan pestisida, keduanya hampir tak bisa dipisahkan. Betapa tidak, ladang yang dibiarkan tidak terlindungi dari penyakit dan serangga berisiko menghasilkan kuantitas panen yang rendah.
Perusahaan sektor kesehatan dan pertanian asal Jerman, Bayer, punya drone canggih untuk menjawab permasalahan ini. Mereka memperkenalkan drone penyemprot pestisida yang bisa diatur secara otomatis.
Drone ini dilengkapi komponen multi-rotor ditenagai baterai dan dapat menampilkan tangki pengisian otomatis. Drone pestisida ini juga dirancang menyesuaikan kontur ladang, melacak medan melalui sensor ketinggian sehingga mampu menjaga jarak konstan di atas medan semprot.

Drone serbaguna ini juga dapat terbang dan mendarat secara mandiri. Ia juga bisa mendeteksi dan menghindari obstacle saat terbang. Smallholders Farming Manager Bayer - Crop Science, Dani Prasetya mengungkap betapa efisiennya kerja petani saat menggunakan drone ini.
"Dulu pekerjaan manual itu 1 hektare (lahan), kalau orangnya banyak dan kerja terus (penyemprotan memakan waktu) 4 jam. Kalau orangnya sedikit bisa sampai 8 jam. Itu kan lama banget ya, berkat drone itu 1 hektare rata-rata 15 menit, 20 menit. Efisien banget," kata Dani.

"Belum lagi penyebaran pestisida lebih aman karena tidak ada human interaction. Pestisida itu kan racun ya, jadi kalau tidak perlu manusia lebih baik, drone ini sangat membantu mengamankan kesehatan petani," tambah dia.
Drone dan teknologi dari Bayer ini bisa mengatur dosis pestisida berdasarkan prediksi hasil panen. Ada penghitungan otomatis dan tak ada lagi istilah petani mengira-ngira takaran pestisida yang akan digunakan.
"Pestisida presisi itu membantu mereka menghemat banget. Air misalnya biasa dipakai 40 liter, kita bisa teken sampe 20 liter. Kita bisa teken biaya produksi sampe 25-30 persen, jadi itu signifikan banget. Langsung kerasa lagi efeknya."

"Drone juga membantu banget untuk menekan human error, karena kalau orang kan bisa lupa ya terakhir nyiram dimana, kalau via drone hampir tidak ada itu karena semua serba otomatis. Jadi efektif juga, efisien juga," kata Dani.
Dani mengatakan, teknologi drone ini juga disambut baik oleh Pemerintah RI. Ia berharap ada kolaborasi antara perusahaan dengan pemerintah terkait penggunaan drone untuk penyemprotan pestisida di ladang pertanian.
Dengan adanya kolaborasi dan bantuan dari pemerintah, diharap teknologi ini dapat dimanfaatkan dan diandalkan para petani di daerah untuk mengejar efisiensi, produktivitas dan meningkatkan hasil panen.

Tips Perawatan Traktor Roda 4Anda selalu bertanya ketika melihat kendaraan untuk membajak sawah ini apakah sama seperti ...
04/11/2022

Tips Perawatan Traktor Roda 4
Anda selalu bertanya ketika melihat kendaraan untuk membajak sawah ini apakah sama seperti kendaraan lainnya, baik dari segi perawatan dan pemeliharaannya…?
Seperti yang kita tahu, kendaraan yang dinamakan traktor ini adalah alat untuk membajak sawah agar tanah bagian dalam yang subur bisa muncul di permukaan. Bajak biasanya ditarik oleh seekor sapi.
Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, ada yang dinamakan mesin traktor atau kendaraan untuk membajak sawah. Jadi, traktor ini sama seperti kendaraan lainnya itu memerlukan perawatan rutin juga. Lantas seperti apa sih perawatan kendaraan ini..?
Perawatan dan Cara Perbaikan Traktor Kendaraan untuk Membajak Sawah
Perawatan atau pemeliharaan (maintenance) adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan secara berurutan untuk menjaga atau memperbaiki fasilitas yang ada sehingga sesuai dengan standar (sesuai dengan standar fungsional dan kualitas). (M.S Sehwarat dan J.S Narang, 2001).
Untuk itu, perawatan bertujuan untuk menjaga, memelihara alat produksi, dan untuk menjaga optimalisasi kegunaannya. Selain itu, perawatan juga berfungsi untuk menciptakan kondisi kerja sebaik mungkin, sekaligus dapat mempertahankan kondisi sarana prasarana agar pelaksanaan kegiatan produksi dapat berjalan dengan lancar dan baik.
Dikutip dari Jurnal berjudul Mengembangkan Kebiasaan Perawatan dan Perbaikan Alat Mesin Pertanian (Traktor) oleh Toni Saifudin Zuhri, ST, MTD, perawatan alat mesin pertanian sebagai sarana dan prasarana produksi pertanian tentunya termasuk salah satu bagian di dalamnya. Untuk kegiatan perawatan secara umum dapat dibedakan menjadi beberapa hal, sebagai berikut:
1. Perawatan rutin
Perawatan rutin ialah perawatan atau kegiatan yang harus dilakukan setiap hari dan sifatnya terus menerus dan sistematis.
2. Perawatan periodik
Perawatan periodik ialah perawatan yang dilakukan pada jarak waktu tertentu dan harus dilakukan rutin dan sistematis p**a.
3. Perawatan berencana
Perawatan berencana ialah tindakan perawatan yang dilakukan atas dasar perencanaan sebelumnya sehingga segala sesuatu berjalan lancar dalam waktu singkat.
4. Perawatan pencegahan
Perawatan pencegahan ialah pekerjaan yang dilakukan sebelum fasilitas mengalami kerusakan, jadi tindakan/pekerjaan perawatan ini telah direncanakan sebelumnya.
5. Tindakan perbaikan
Tindakan perbaikan ialah perbaikan setelah mesin mengalami kerusakan, karena alat-alat yang di pakai dalam perbaikan ini telah siap sebelumnya maka kegiatan tersebut termasuk kategori perawatan.
6. Overhaul
Overhaul ialah perbaikan besar dalam rangka mengembalikan kondisi standard suatu mesin yang tingkat kerusakannya telah total.
Sebagai contoh adalah perawatan Traktor Roda 4 yang merupakan pekerjaan untuk menjaga agar umur traktor agar dapat dipertahankan selama mungkin.
Perawatan pada traktor roda empat dapat dilakukan secara harian maupun berkala dalam kurun waktu tertentu. Contoh sederhana perawatan traktor roda empat tersebut sebagai berikut :
a. Melakukan perawatan harian
Perawatan harian dilakukan apabila ditemukan ada hal-hal yang perlu diperbaiki pada traktor setelah dilakukan pemeriksaan sebelum traktor dioperasikan. Pekerjaan perawatan harian tersebut antara lain:
• Menambah bahan bakar sampai batas maksimum.
• Menambah air radiator apabila kurang
• Menambah atau mengurangi tekanan ban apabila tidak sesuai standar yang dianjurkan.
• Menambah oli pelumas Engine dan transmisi, apabila levelnya di bawah standar.
• Membersihkan mangkuk bahan bakar dan membuang endapan air, apabila kotor dan ada endapan air
• Menambah air accu/batere sampai batas maksimum, apabila sudah mendekati batas minimum
b. Melakukan perawatan berkala
Perawatan berkala dilakukan rutin setiap jangka waktu tertentu. Perawatan berkala dilakukan tanpa melihat ada atau tidaknya kejanggalan yang terjadi pada traktor. Biasanya setiap traktor mempunyai aturan tersendiri. Secara umum perawatan berkala dapat diuraikan sebagai berikut:
• Perawatan berkala 50 jam
• Perawatan berkala 100 jam
• Perawatan berkala 200 jam
• Perawatan berkala 300 jam
• Perawatan berkala 2 tahun

Tips Berbisnis Alat  Mesin PertanianBisnis di dalam pertanian tidak melulu soal  tanam-menanam ataupun beternak. Bagi an...
03/11/2022

Tips Berbisnis Alat Mesin Pertanian
Bisnis di dalam pertanian tidak melulu soal tanam-menanam ataupun beternak. Bagi anda yang tidak hobi dalam pertanian tapi ingin merasakan keuntungan dalam bisnis menggiurkan ini Anda bisa mencoba bisnis sewa Alat Mesin Pertanian (Alsintan).
Bisnis ini sebenarnya tergolong sudah lama, namun belum banyak yang mengadopsi bisini ini sebab jenis pertanian Indonesia yang kental masih tradisional. Namun seiring dengan waktu sebenarnya permintaan akan Alsintan begitu tinggi terutama bagi petani swadaya yang tidak memiliki buruh tetap.
Selain itu Alsintan saat ini tidak terbatas pada traktor saja, sebenarnya sangat banyak jenis alsintan, misalnya pemotong rumput, alat pensemprot pupuk, alat tanam benih, p***a air untuk irigasi, dan bahkan sewa truck bisa menjadi peluang menjanjikan.
Untuk itu berikut simak tips bisnis sewa alat Alsintan:

1. Menyesuaikan Tempat
Dalam memulai bisnis ini yang paling penting adalah keadaan tempat pertanian yang ada di wilayah bisnis kita. Tidak semua Alsintan cocok dengan berbegai jenis tanah, tekstur, dan bahkan dalam keadaan cuaca. Selain kita harus mengetahui sentra tanaman apa di daerah kita berbisnis, apakah Padi, Hortikultura atau lebih banyak peternakan, agar kita bisa menyewakan Alsintan yang tepat kepada petani.
Sebagai contoh ada beberapa jenis traktor Untuk membajak sawah berair dan ladang kering biasanya menggunakan type traktor yang berbeda. Tapi satu jenis traktor sanggup juga dimodifikasi untuk membajak lahan berair sekaligus kering. Biasanya 1 mesin motor pelopor sanggup diganti dengan alat bajak sistem rotari, garu atau konvensional, disesuaikan dengan kebutuhan. Tapi untuk membajak lahan perkebunan / tanah kering dibutuhkan mesin yang kuat.

2. Promosi
Semua bisnis tentu dibutuhkan promosi namun biasanya promosi kepada petani itu berbeda dengan promosi bisnis pada umumnya. Biasanya lewat dari mulut ke mulut saja bisnis kita bisa dikenal dengan mudah karena petani yang notabene warga kampung, masih memiliki rasa sosilisasi tinggi.
Namun tak ada salahnya kita, apalagi yang statusnya warga pendatang baru mendekati kelompok tani yang ada. Tawarkan jasa sewa Alsintan pada ketua kelompok tani di desa-desa sekitar kecamatan di tempat kita. Berikan komisi sebagai tanda terima kasih. Karena mereka inilah yang akan mengkoordinir anggotanya untuk patungan, urunan secara bergotong-royong menyewa alat-alat kita.

3. Jenis Sewa Borongan atau Harian
Sistem sewanya ada dua macam. Pertama, sistem harian. Tarif sewa ditentukan berdasar berapa hari alat kita disewa. Kedua, sistem borongan berdasar penggunaan sesuai garapan petani. Misalnya traktor makin luas sawah yang dibajak, biaya sewanya makin mahal. kalau dihitung berdasar ukuran standart, tarif jasa pembajak (sewa traktor plus operator) sekitar 800 ribu s/d 1 juta perhektare.
Selain itu jangan terapkan harga terlalu tinggi, sebab tidak akan ada yang minat sewa alat kita, sebaliknya jika terlalu murah kita akan merugi karena tidak menutupi biaya servis alat setelah dipakai.

4. Perawatan itu penting
Dalam bisnis sewa-menyewa Alsintan perawatan mesin menjadi hal yang utama untuk bisnis ini. Tidak cuma menjajankan mesin kita namun keberlangusngan dan kualitas mesin akan membuat usaha kita makin di percaya para petani. Meraka dengan senang hati akan terus sewa alat kita karena dalam operasional alat kita bekerja dengan baik tanpa gangguan.
Selain itu alsintan yang sehat akan memguntungkan bisnis kita karena kita tidak perlu beli alat baru terus menerus. Servis bisa dilakukan secara berkala baik mingguan atau bulanan dan dilakukan dealer tempat kita membeli atau sewa orang

Address

Jalan Raden Inten II No. 80, Duren Sawit, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
East Jakarta
13430

Opening Hours

Monday 08:00 - 05:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+6281212300707

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when YukiTani posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to YukiTani:

Share