Solusi Perkebunan & Pertanian Dengan Pupuk Organik Nasa 081902639545

Solusi Perkebunan & Pertanian Dengan Pupuk Organik Nasa 081902639545 Kami melayani pembelian pupuk organik nasa untuk pertanian, perkebunan, tanaman hias dll. Telp/Wa :

Menyediakan berbagai macam pupuk organik Nasa untuk perkebunan dan pertanian. Contact Person TELP/WA : 0819-0263-9545
Klik bit.ly/AgenDistributorNasaJakartaTimur

PAKET BUDIDAYA KUBIS /KOL ORGANIK NASA ISI PAKET :1 botol SUPERNASA 250 gram1 botol POWER NUTRITION 250 gram1 botol (POC...
10/02/2018

PAKET BUDIDAYA KUBIS /KOL ORGANIK NASA

ISI PAKET :

1 botol SUPERNASA 250 gram
1 botol POWER NUTRITION 250 gram
1 botol (POC NASA) 500 ml
1 botol HORMONIK 100 ml
1 botol GLIOCLADIUM 100 gram
1 botol PESTONA 500 ml
1 botol AERO A810 250 ml

PENDAHULUAN

Saat ini tingkat produksi tanaman kobis dan kol secara kuantitas dan kualitas masih tergolong rendah. Hal tersebut disebabkan karena tanah yang digunakan untuk budidaya minim unsur hara, pemupukan yang dilakukan tidak berimbang, banyaknya pop**asi pengganggu tanaman dan pengaruh cuaca serta iklim di lingkungan budidaya.

Oleh karena itu, PT Natural Nusantara (NASA) sebagai perusahaan yang peduli dengan permasalahan pertanian dan kelestarian lingkungan berupaya untuk membantu petani dalam usaha meningkatkan produksi secara kuantitas dan kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan (Aspek K-3). Sehingga para petani Indonesia mampu bersaing di era perdagangan bebas.

FASE PRA TANAM

1. Syarat Tumbuh Tanaman

— Tanaman kobis dan kol merupakan tanaman yang dapat ditanam sepanjang tahun (tanpa mengenal musim)

— Dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian 800 mdpl atau lebih, dengan curah hujan yang cukup dan suhu lingkungan antara 15-20 derajat Celcius

— Jenis tanah yang baik untuk budidaya kobis dan kol yaitu tanah gembur dengan tekstur ringan dan pH 6 sampai 6,5

2. Pengelolaan Tanah dan Air

— Bersihkan tanah dari kotoran sisa budidaya, gulma dan sisa-sisa tanaman untuk menekan pertumbuhan penyakit yang terbawa oleh tanah seperti akar bengkak, rebah semai, busuk lunak, dan lain-lain. Pembersihan dengan cara dicabut dan dikumpulkan lalu dibakar, bisa juga dijadikan sebagai pupuk kompos

— Lakukan pergiliran tanaman dan jangan menanam kobis dan kol secara terus menerus

— Tambahkan pupuk organik SUPERNASA (khususnya pada musim kemarau) untuk menyuburkan tanah tanpa melakukan penyiraman dengan air terlalu banyak sehingga penggunaan air lebih efisien

3. Persiapan Lahan

— Lahan dibajak dan dicangkul sedalam 20-30 cm

— Berikan dolomit (CAPTAN) dengan dosis 2 ton per ha untuk Ph tanah < 5,5. Kapur dolomit dan tanah diaduk hingga tercampur rata dan biarkan selama 2 minggu

— Siramkan SUPERNASA secara merata ke atas bedengan, 1 botol SUPERNASA untuk1000 m2 lahan, pupuk organik SUPERNASA disiramkan dengan cara :

Alternatif 1 : 1 botol SUPERNASA diencerkan dengan 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk. Setiap 200 cc larutan induk dicampur dengan 50 liter air untuk menyiram bedengan

Alternatif 2 : 1 sdm SUPERNASA diencerkan dengan 10 liter air (1 gembor) untuk menyiram 5-10 meter bedengan

— Untuk hasil optimal, tambahkan pupuk kandang sebanyak 0,25 kg per lubang tanam

FASE PERSEMAIAN

— Media semai terdiri dari campuran kompos halus (telah diayak) dan tanah dengan perbandingan 1 : 1 dan ditambah 1 sachet (100 gr) Natural GLIO per 25 kg pupuk kandang

— Benih kobis dan kol direndam dalam larutan POC NASA. Siapkan POC NASA 2 cc per 1 liter air, kemudian benih direndam selama 0,5-1 jam lalu diangin-anginkan

— Sebarkan benih secara teratur dan merata pada media persemaian lalu ditutup daun pisang dan biarkan selama 3-4 hariPOC NASA dengan dosis 3 tutup per tangki disemprotkan seminggu sekali

— Penyiraman dilakukan setiap hari menggunakan gembor

— Persemaian dibuka setiap pagi hingga pukul 10.00 dan pada sore hari pukul 15.00

— Lakukan pengamatan pada bibit kobis dan kol yang terserang penyakit tepung berbulu (Peronospora parasitica) atau ulat daun pada daun pertama. Bibit yang terserang, daunnya dipetik dan dibuang.

FASE TANAM

1. Jarak Tanam

Ada dua tipe jarak tanam, pilih salah satu. Jarak tanam jarang 70 x 50 cm dan jarak tanam rapat 60 x 50 cm.

2. Bibit

Bibit telah siap ditanam jika telah berumur 3-4 minggu sejak persemaian dan telah memiliki 4-5 helai daun.

3. Pemupukan

— Pupuk dasar diberikan satu hari sebelum tanam. Dosis yang digunakan yaitu TSP 250 kg/ha, ZA 175kg/ha, Urea 50 kg/ha, dan KCI 100 kg/ha

— Semua jenis pupuk dasar dicampur merata lalu berikan pada lubang tanam yang telah diberi pupuk kandang. Lalu tutup kembali dengan tanah

4. Cara Tanam

— Buat lubang tanam sesuai jarak tanam
— Seleksi bibit yang segar dan sehat
— Tanam bibit pada lubang tanam
— Jika bibit kobis dan kol disemai pada bumbung daun pisang, sebaiknya langsung ditanam bersama bumbungnya
— Jika bibit kobis dan kol disemai dengan polybag plastik, keluarkan bibit dari polybag baru kemudian ditanam
— Jika disemai pada bedengan, bibit diambil beserta bola tanahnya dari batang 2-3 cm dari batang sedalam 5 cm dengan solet (sistem putaran)Setelah selesai proses tanam, bibit disiram dengan air hingga cukup basah
— Tanaman kobis dan kol dapat ditumpangsarikan dengan tanaman tomat, 2 baris kobis dan 1 baris tomat. Tomat ditanam 3-4 minggu sebelum kobis dan kol.

FASE PRA PEMBENTUKAN KROP (0-49 Hari)

— Penyiraman dilakukan satu kali sehari pada pagi atau sore hari

— Lakukan pemupukan susulan ketika tanaman berumur 28 hari. Pupuk yang digunakan yaitu ZA 175 kg/ha, Urea 50 kg/ha dan KCI 100 kg/ha

— Penyemprotan POC NASA dosis 3-4 tutup/tangki ditambah HORMONIK dosis 1-2 tutup per tangki dilakukan satu minggu sekali

— Penyiangan (penggemburan dan pembubunan tanah) dilakukan ketika tanaman berumur 2 dan 4 minggu

— Perempelan cabang dan tunas-tunas yang tumbuh menyamping dilakukan seawal mungkin agar pembentukan bunga dapat optimal

— Hama yang menyerang tanaman pada fase ini yaitu ulat tanah (Agrotis ipsilon Hufn.), ulat daun kobis/kol (Plutella xylostella L.), ulat krop bergaris (Hellula undalis F.), dan ulat krop kobis (Crocidolomia binotalis Zell.)

— Mulai tanaman kobis dan kol berumur 13 hari, lakukan pengamatan setiap satu minggu sekali terhadap hama-hama tersebut. Biasanya pop**asi tertinggi terjadi pada awal musim kemarau

— Lakukan pengendalian hama dengan mengumpulkan dan memusnahkan hama secara manual dan melakukan sanitasi lingkungan

— Tanaman yang masih muda yang mati akibat penyakit rebah kecambah (Rhizoctonia solani Kuhn.) dicabut lalu disulam dengan tanaman baru yang sehat. Dan tambahkan Natural Glio pada lubang tanam.

FASE PEMBENTUKAN KROP (50-90 Hari)

— Penyiangan secara manual (menggunakan tangan) perlu dilakukan hingga satu minggu sebelum panen

— Pengamatan yeng lebih intensif perlu dilakukan terhadap hama yang merusak berat pada fase ini, yaitu ulat daun kobis (xylostella) dan ulat krop kobis (C. binotalis), biasanya menyerang pada bulan Februari hingga Maret

— Serangan hama ketika menjelang panen tidak perlu dikendalikan dengan pestisida kimia karena akan menyisakan residu pada hasil panen yang nanti akan dikonsumsi manusia

PANEN DAN PASCA PANEN

— Kobis dan kol dipanen setelah berumur 81-105 hari

— Ciri kobis yang siap panen yaitu krop bagian dalam sudah padat, bagian atas daun krop terluar sudah melengkung ke luar dan berwarna agak ungu

— Saat panen, dua helai daun hijau diikutsertakan untuk melindungi krop

— Jangan sampai kobis dan kol hasil panen menjadi memar atau luka, karena akan mengurangi kualitas karena membuat kobis dan kol menjadi cepat busuk

— Daun-daun kobis yang terinfeksi, misalnya bolong atau luka harus dibuang

Demikian penjelasan mengenai Penggunaan Paket Pupuk Budidaya Kobis dan Kol untuk meningkatkan hasil panen baik secara kuantitas, kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Semoga bermanfaat.

INFO KONSULTASI DAN PEMESANAN PUPUK ORGANIK NASA UNTUK KOL/KUBIS HUBUNGI
TELP/WA : 0819-0263-9545
Atau langsung hubungi WhatsApp Klik bit.ly/PupukOrganikNasa

MINA PADI , Penerapan Sistem Budidaya Ikan-Padi pada Lahan Pertanian BasahDewasa  ini kerap terjadi permasalahan penurun...
07/02/2018

MINA PADI , Penerapan Sistem Budidaya Ikan-Padi pada Lahan Pertanian Basah

Dewasa ini kerap terjadi permasalahan penurunan hasil produktivitas dari berbagai komoditas pertanian. Selain itu keadaan ini sering kali diperparah oleh kurang optimalnya pemanfaatan lahan sawah yang ada sehingga berdampak pada pendapatan dari para petani. Adanya musim penghujan yang berkepanjangan juga menyebabkan keberlimpahan air yang justru menjadi ancaman bagi para petani. Keberlimpahan air ini menyebabkan lahan para petani menjadi banjir dan gagal panen.

Sebagai salah satu solusi guna menghadapi permasalahan tersebut mulai diperkenalkan sistem pertanaman yang diberi nama mina padi. Mina Padi adalah suatu bentuk usaha tani dengan sistem combined farming atau yang lebih sering kita kenal dengan usahatani gabungan. Dalam sistem budidaya mina padi ini genangan air sawah yang tengah ditanami padi dimanfaatkan sebagai kolam untuk budidaya ikan air tawar. Tujuan dari diberlakukannya sistem ini adalah untuk meningkatkan pendapatan petani dan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas yakni pertanian dan perikanan. Selain menguntungkan dan meningkatkan pendapatan petani, usaha tani mina padi juga bisa membantu program pemerintah dalam usaha memenuhi gizi keluarga.



Adapun keuntungan yang bisa didapatkan petani terhadap penerapan sistem Mina Padi ini di antaranya :

- Lahan pertanian jadi termanfaatkan secara optimal.

- Mengurangi kuantitas penggunaan pupuk. Dengan menerapkan sistem ini tanah pada lahan menjadi relatif lebih subur karena mendapat nutrisi dari kotoran ikan yang sekaligus bisa menjadi pupuk organik.

- Hama dan penyakit tanaman padi seperti hama tikus, keong mas, dan wereng juga akan sangat berkurang jumlahnya.

- Biaya penyiangan tanaman liar juga bisa dikurangi karena akan sangat jarang gulma yang tumbuh dilahan tersebut.

- Ikan dapat juga membatasi tumbuhnya tanaman lain yang bersifat kompetitor (pesaing) dengan padi dalam pemanfaatan unsur hara.

- Meningkatkan efisiensi tenaga kerja yang dicurahkan dalam pengelolaan Minapadi terutama dalam pemupukan, penyemprotan dan penyiangan.

- Produk-produk Nasa yang ramah lingkungan ini pun mendukung penerapan Mina padi antara lain POC NASA, HORMONIK, SUPERNASA, POWER NUTRISI. Sedangkan pengendali hamanya ada GLIO, CORRINE, juga BVR untuk budidaya padi.

- Sedangkan pada ikan bisa ditambahkan VITERNA PLUS yang dicampurkan pada pakannya.

Dosis dan aplikasi Produk-produk Nasa diatas bisa dilihat di kemasan produk.

Untuk Info lebih lanjut dan pemesanan silahkan hubungi :
TELP/WA : 0819-0263-9545
Atau langsung hubungi WhatsApp Klik bit.ly/PupukOrganikNasa



SELAMAT BER MINA PADI!!!

Hasil panen selalu turun....Banyak biji padi tak berisi?Mungkin Anda,suami Anda atau orang tua anda.... Perlu tau tentan...
04/02/2018

Hasil panen selalu turun....
Banyak biji padi tak berisi?

Mungkin Anda,suami Anda atau orang tua anda.... Perlu tau tentang ini 😇

🌾PUPUK ORGANIK NASA UNTUK TANAMAN PADI.....

🌾POC NASA
🌾HORMONIK
🌾SUPERNASA
🌾CORRIN
🌾NATURAL BVR
🌾AERO

🍁SUPERNASA = Pupuk penyubur tanah,
🍁POC NASA = pupuk daun / nutrisi organik
🍁HORMONIK = zat perangsang tumbuh
🍁CORRIN & NATURAL BVR = Pestisida biologi pemberantas hama dan penyakit.
🍁AERO = perekat, perata, pembasah. bisa berfungsi perusak telur-telur hama.

🌾Cara Aplikasi:

🍁Sebelum disemai, rendam benih dengan Air hangat, per 5 liter air + POC NASA 1 tutup. rendam selama 1 malam. Setelah itu diperam hingga berkecambah, kemudian disemai.

🍁Umur 1 minggu, semprot daun pagi hari per tangki + POC NASA 3 tutup + CORRIN 2 sdm + BVR 2 sdm.

🍁Sehari sebelum bibit dipindah ke lahan, kocorkan SUPERNASA 4 botol + NPK 2,5 kg + AIR 1 drum 200 liter, siramkan ke lahan sawah.

🍁Pemupukan rutin dilakukan tiap 1 minggu sekali:
per tangki + POC NASA 4 tutup + HORMONIK 1 tutup + CORRIN 3 sdm + BVR 3 sdm.. semprot ke daun pada pagi hari ketika tanaman sedang fotosistesa (memasak makanan) sebelum jam 10 pagi.

🍁Pemupukan lewat daun efektif karena sasaran semprot adalah stomata (dapur tanaman) yang terletak di tepi bawah daun yang pada pagi hari terbuka saat fotosintesa..

ORDER/KONSUL/INFO PRODUK :

🌴 TELP/WA : 0819-0263-9545
Atau klik whatsapp bit.ly/PupukOrganikNasa

Sinergis pembangunan pertanian Indonesia dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Malang, Kodim Wilayah Malang Raya be...
27/01/2018

Sinergis pembangunan pertanian Indonesia dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Malang, Kodim Wilayah Malang Raya bersama PT. Nasa dalam bentuk Panen Raya Padi. Dihadiri p**a oleh putra putri calon penerus bangsa yang mengikuti kegiatan edukasi pertanian beserta gurunya, dengan harapan kelak mereka tahu bahwa bangsa kita adalah bangsa besar dengan sektor Agrokompleks nya.

PUPUK ORGANIK NASA 👉👉👉 bit.ly/PupukOrganikNasa

Gratis untuk Para petani HebatBudidaya PareCara budidaya pare sangat mudah dibudidayakan dan tumbuh tidak tergantung pad...
22/01/2018

Gratis untuk Para petani Hebat

Budidaya Pare

Cara budidaya pare sangat mudah dibudidayakan dan tumbuh tidak tergantung pada musim. Pare mempunyai daya adaptasi tumbuh yang cukup tinggi, menyesuaikan diri terhadap iklim yang berlainan baik suhu dan curah hujan yang tinggi. Budidaya pare memerlukan pH antara 5-6 dapat tumbuh dengan baik dengan tanah yang gembur dan mengandung bahan organik.

Cara menanam pare dengan hasil yang memuaskan, berat pare bisa mencapai 9 ons yaitu dengan menggunakan Pupuk Organik NASA. Berikut Kami sampaikan cara budidaya pare dengan menggunakan produk NASA.

1. Pemilihan Bibit

Bibit pare diambil dari buah pare yang telah tua dan menguning di pohonnya, pemilihan bibit sebaiknya memperhatikan silsilah induknya. Ambil biji pare dari buah yang sehat, bentuknya bagus. Setelah dipetik, buka kulit pare tersebut dan ambil bijinya. Jemur biji diterik matahari selama 1 hari dan angkat, kemudian letakkan pada wadah dan tempatkan di area yang teduh.

2. Pengolahan Lahan

Budidaya tanaman pare dimulai dengan pengolahan tanah terlebih dahulu agar menjadi gembur dengan cara membersihkan tanah dari tanaman liar dan melakukan pencangkulan. Bedegan dibuat dengan lebar 150-250cm, tinggi 30cm dengan panjang menyesuaikan lahan dan jarak antara bedengan 75cm. Bedengan dibuat membujur dari utara ke selatan agar tanaman mendapat sinar matahari langsung sebagai proses fotosintesa. Tanah bedengan diolah dengan campuran pupuk kandang/ pupuk kompos dengan diberi pupuk organik SUPERNASA. Lubang tanam dibuat dengan ukuran diameter 25cm, jarak antar lubang 75 cm dan diberi Natural GLIO untuk mencegah penyakit layu pada tanaman.

3. Pemupukan

Pemupukan dilakukan agar tanaman mendapatkan unsur hara yang maksimal sehingga produksi optimal. Pemupukan susulan dilakukan ketika tanaman berumur 3 minggu dengan memberikan pupuk sesuai dengan jenis tanah. Area tanam yang mengandung tanah berpasir diberi kombinasi pupuk urea, TSP dan KCL dengan perbandingan 1:2:2. Sedangkan untuk tanah liat sebaiknya diberi pupuk urea, TSP dan KCL dengan perbandingan 1:2:1. Setiap tanaman memerlukan 5-7 gram per-tanaman. Pemupukan kedua diberikan 2 minggu setelah pemupukan susulan yang pertama dengan dosis 50% dari pemupukan yang pertama. Pemupukan lanjutan yang kedua ditambah dengan pupuk NPK sebanyak 5 gram per-tanaman. Pupuk ditaburkan antara 10-15 cm di sekeliling batang tanaman agar mudah diserap oleh akar tanaman. Setiap pemupukan di berikan POC NASA dan Hormonik dengan perbandingan 3:1 dan disemprotkan merata pada tanaman dengan dosis POC NASA 2-6 liter dicampur air 1000-3000 liter air per hektar dengan dosis Hormonik 1/3 dari dosis POC NASA.

Pemeliharaan tanaman pare dilakukan dengan membersihkan gulma agar tidak terjadi persaingan dengan tanaman liar. Penyulaman terhadap bibit yang tidak tumbuh dilakukan berkisar antara 7 hingga 10 hari setelah tanam. Pemangkasan tanaman pare dilakukan untuk mengonrol pertumbuhan batang utama dengan cara memangkas tanaman pare yang melebihi tinggi 2-3 meter karena lebih dari itu tanaman pare tidak produktif.

Perawatan terhadap pare yang sudah berbuah dilakukan dengan cara membungkus buah pare agar kulitnya tidak bolong untuk mencegah serangan lalat buah atau dengan mencegahnya dengan menggunakan Metilat.

4. Pengendalian hama

Pengendalian Hama pada tanaman pare antara lain adalah hama ulat grayak, lembing, kumbang Aulacophora silimis, Kepik dan siput. Untuk penyakit yang meyerang tanaman pare adalah embung tepung, antraktosa, layu dan virus. Untuk mencegah dan membasmi hama dan penyakit digunakan Natural GLIO (untuk hama/penyakit di dalam tanah), sedangkan PESTONA atau BVR untuk bagian atas tanaman.

5. Panen

Tanaman pare akan berbunga ketika berumur 1,5 bulan setelah menanam pare dan buah pare dapat dipanen sebulan sesudahnya dengan inerval panen 6-7 hari setelah panen pertama. Buah pare yang dipakai untuk konsumsi sebaiknya dipetik ketika bintil-bintil/ keriputnya masih rapat denga galur-galur yang belum melebar. Pare dapat dipanen selama 4 bulan berurut-turut selama masa produktif. Pemetikan dilakukan dengan menggunakan alat potong yang tajam untuk menghindari memar pada tangkai ketika dipetik dengan cara menarik atau memilin karena dapat menarik cendawan atau penyakit lain dan merusak tanaman.

Contoh berat pare bisa mencapai 9 ons yaitu dengan menggunakan Pupuk Organik NASA

Luas lahan: 2500 m2

Jumlah tanaman; 300 pohon (tumpang sari dengan cabai)

Produk Nasa Yang Digunakan:

Poc Nasa : 3-4 tutup botol
Hormonik : 3 tutup botol
Kedua produk dicampurkan dalam 1 tangki ukuran 15 liter air.Di semprotkan interval 5-7 hari sekali.

Super Nasa di kocorkan di lahan sebelum tanam + pupuk kandang. METILAT untuk pengendalian hama saat ketinggian tanaman mencapai setengah meter.

Sebelum pakai NASA bobot pare saat dipanen berkisar 3-5 ons saja, tetapi sesudah pakai NASA berat pare mencapai 7-9 onsperbuah.

Pertumbuhan bagus, cepat berbunga dan buah lebih panjang, sebelumnya hanya 20-25 cm saja sekarang bisa mencapai 35-40 cm dan serangan hama pun berkurang.

Info lebih lanjut silahkan chat Whatsapp klik 👉👉👉bit.ly/PupukOrganikNasa

TELP/WA : 0819-0263-9545
www.agrokompleks-blogger.blogspot.com

Teknologi Pikat Nasa Tanaman Karet Peningkatan produksi karet, Intensifikasi merupakan salah satu solusi yang wajib digu...
22/01/2018

Teknologi Pikat Nasa Tanaman Karet

Peningkatan produksi karet, Intensifikasi merupakan salah satu solusi yang wajib digunakan mengiringi metode Ekstensifikasi karena membutuhkan luas lahan serta tenaga kerja yang lebih besar. PT Natural Nusantaramenghadirkan Teknologi PIKAT NASA Karet untuk memberikan solusi praktis dalam proses intensifikasi produksi pada tanaman karet.

Teknologi PIKAT NASA (Pengelolaan Intensif Kesuburan Alami Terpadu NASA) dari PT Natural Nusantara ini mampu memenuhi semua kebutuhan tanaman dan tanah secara lengkap berupa unsur hara makro dan mikro, hormon pertumbuhan, enzim, asam-asam organik dan beberapa jenis mikroorganisme berguna bagi tanaman.

Teknologi PIKAT NASA Karet dapat membantu pembudidayaan tanaman karet secara organik untuk mendapatkan produksi yang stabil sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Teknologi PIKAT NASA telah teruji secara:

Multi Komoditi
Sudah digunakan pada banyak jenis tanaman yang dibudidayakan termasuk tanaman karet

Multi Lokasi
Sudah diaplikasikan pada berbagai kondisi lahan di Indonesia

Multi Waktu
Sudah digunakan sejak tahun 1996

Manfaat Teknologi PIKAT NASA pada Tanaman Karet

Mempercepat pertumbuhan tanaman karet

Meningkatkan hasil panen getah karet
– jumlah panen getah lebih tinggi
– waktu panen getah lebih awal, masa panen puncak lebih lama
– usia produksi karet lebih lama

Melunakkan kulit batang sehingga mudah disadap

Mempercepat pemulihan kulit batang setelah disadap

Meningkatkan kualitas hasil karet

Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit

Memperbaiki tanah yang rusak / mengembalikan kesuburan tanah

Mengurangi penggunaan pupuk kimia

Menguntungkan secara ekonomi. Bisa dipilih sesuai kondisi keuangan
Alternatif A, B atau C

Biaya produksi dengan prinsip PIKAT NASA dibandingkan sebelumnya:

A. Lebih Rendah⇒ Hasil Panen Sama dengan SebelumnyaB. Sama⇒ Hasil Panen Lebih Tinggi dengan SebelumnyaC. Lebih Tinggi⇒ Hasil Panen Naik Optimal

Sebagai contoh: setiap aplikasi pupuk NPK dengan biaya 2 juta per hektar, maka:

Alternatif A:Biaya pupuk NPK 750.000 + Produk NASA 750.000⇒ Hasil Panen = sebelumnyaAlternatif B:Biaya pupuk NPK 1 juta + Produk NASA 1 Juta⇒ Hasil panen naik 40-70 %Alternatif C:Biaya pupuk NPK 1,5 juta + Produk NASA 1 juta⇒ Hasil panen naik 75-300 %

Cara Penggunaan Produk NASA pada Tanaman Karet

1. Pembibitan

Penyemprotan bibit: 2-3 tutup botol POC NASA /tangki / 1-2 minggu, atau

Penyiraman: 3 tutup POC NASA /10 liter air, kemudian disiramkan 1 gelas Aqua untuk setiap bibit 1-2 minggu sekali

2. Tanaman Belum Produksi

Pilihan Utama
250 gram SUPERNASA + 200 liter air jadi larutan induk, kemudian ambil ±10 cc dari larutan induk diencerkan dengan 1 liter air untuk menyiram per pohon; atau
1 (satu) sendok makan SUPERNASA + 10 liter air disiramkan untuk 5 pohon, Aplikasikan 2-3 bulan sekali

Pilihan Standar
1 tutup botol POC NASA (±12,5 cc) + 1 liter air disiramkan ke setiap pohon dan lakukan 4-6 bulan sekali

3. Tanaman Sudah Produksi

Pilihan Utama = 3-6 kg SUPERNASA / hektar / 4-6 bulan

Pilihan Standar = 1-2 kg SUPERNASA + 2-5 liter POC NASA / hektar / 4-6 bulan

Pilihan Minimal = 5-10 liter POC NASA / hektar / 4-6 bulan

Keterangan

Penggunaan SUPERNASA dapat dilakukan dengan dicampur bersama pupuk NPK atau tanah, pasir, abu untuk memudahkan pemberian ke lahan. Dapat juga dengan cara diencerkan terlebih dahulu untuk disiramkan, dengan cara larutkan 250 gram (1 botol SUPERNASA) dalam 200 liter air jadi larutan induk, kemudian ambil ±10 cc larutan induk dan encerkan dengan 1 liter air untuk menyiram setiap pohon
Dosis pupuk makro / NPK / Kimia dapat dikurangi 50% dari dosis kebiasaan setempat. Jika tidak dikurangi akan lebih baik
POC NASA dan HORMONIK bisa diganti dengan GREENSTAR Pupuk Organik Serbuk dengan dosis 0,5 sachet (10 gr) / tangki semprot atau 10-20 liter air
SUPERNASA dapat diganti dengan SUPERNASA GRANULE (Dosis 50 gr/hektar)

Untuk mengatasi serangan layu tanaman karet karena jamur dapat digunakan produk Pestisida biologi atau Agens Hayati GLIO.

Info lebih lanjut chat Whatsapp klik 👉👉👉bit.ly/PupukOrganikNasa

TELP/WA : 0819-0263-9545
www.agrokompleks-blogger.blogspot.com

Cara Menanam Semangka Dalam Pot=======================================1. Siapkan media tanam seminggu sebelum pembibitan...
22/01/2018

Cara Menanam Semangka Dalam Pot
=======================================
1. Siapkan media tanam seminggu sebelum pembibitan. Anda dapat membeli media tanam yang sudah jadi atau membuatnya sendiri yaitu dengan mencampurkan secara merata tanah gembur, pupuk kompos dan pupuk kandang dalam perbandingan sama banyak. Masukkan media tanam ke dalam pot dan biarkan selama seminggu.
2. Siapakan biji semangka untuk pembibitan. Untuk memperoleh tanaman yang baik dan hasil panen yang baik p**a maka pilihlah biji semangka dari buah semangka yang telah tua dan matang serta bentuk buah semangka yang sempurna, misalnya bulat sempurna, besar dsb. Cucilah biji semangka lalu angin-anginkan.
3. Buatlah 3 lubang penanaman dengan kedalaman sekitar 6 cm pada media tanam yang berada dalam pot no.1. Masukkan biji semangka ke dalam tiap lubang lalu tutup dengan media tanam. Masukkan 1 biji tiap lubang. Siramlah menggunakan air lalu letakkan pot tsb di tempat yang terkena cahaya langsung. Jangan lakukan penyiraman selama masa pembenihan tsb. Untuk menghindari terkena air hujan, letakkan pot di tempat yang beratap atau masukkan pot ke tempat beratap saat terjadi hujan.
4. Bila bibt tanaman bagus dan proses pembibitan dilakukan dengan benar maka akan muncul tunas. Biarkan tanaman sampai tunas mencapai sekitar 10cm. Lakukan penyiraman secukupnya hanya sampai media tanam lembab agar tidak terjadi pembus**an.
5. Pindahkan tanaman semangka ke tempat yang lebih terbuka saat tanaman berumur sekitar 2-3 minggu. Jangan lupa buatkan tiang penyangga untuk tempat rambatan batang dan daun. Anda pun dapat meletakkan pot tanaman semangka di depan pagar sehingga tanaman semangka merambat di pagar nantinya atau letakkan tanaman tsb di tengah taman dengan membentuknya secara melingkar. Pilihlah yang mana menurut Anda lebih mempercantik taman dan pekarangan Anda.Jangan lupa letakkan batu di bawah pot di pinggirnya agar sistem drainase terjaga baik.
6. Lakukan penyiraman sehari 2 x yaitu pada pagi dan malam hari karena tanaman buah semangka termasuk tanaman yang s**a air.
7. Rawatlah tanaman semangka Anda dengan baik, gemburkan media tanam dan cabutilah tanaman pengganggu. Lakukan pemupukan ulang saat tanaman mulai berbunga.
8. Saat mulai muncul bakal buah pada tanaman semangka Anda, kurangilah penyiraman menjadi 2 hari sekali untuk menghindari proses pembus**an pada buah dan agar diperoleh rasa buah yang manis.
9. Gunakan kain pada buah semangka lalu ikatkan pada penahan untuk menahan beratnya buah semangka sehingga tidak putus sebelum waktunya.
10. Lakukan pemanenan saat buah semangka matang yang ditandai dengan tangkai batang yang mengkerut sekitar berumur 2-3 bulan. Gunakan gunting untuk memotong tangkai buah saat pemanenan agar tidak merusak tanaman.

SEMOGA BERMANFAAT DAN SELAMAT MENCOBA
==============================================
Gunakan pupuk pupuk organik untuk membantu menghilangkan hama!! (BVR, Pentana, Glio )
sedangkan Pupuk Untuk Kocor / Semprot Gunakan (greenstar, poc nasa, pop nasa,supernasa,hormonik,power nutrition )

Info lebih lanjut chat Whatsapp klik 👉👉👉bit.ly/AgenDistributorNasaJakartaTimur

TELP/WA : 0819-0263-9545

www.agrokompleks-blogger.blogspot.com
#

Tekhnologi nasa menjawab kebutuhan petani 😍😍😍Budidaya Semangat Dengan Pupuk Organik Nasa.Info Lebih Lanjut hubungi kami ...
06/12/2017

Tekhnologi nasa menjawab kebutuhan petani 😍😍😍
Budidaya Semangat Dengan Pupuk Organik Nasa.
Info Lebih Lanjut hubungi kami via Whatsapp klik bit.ly/AgenDistributorNasaJakartaTimur

Blog kami www.agrokompleks-blogger.blogspot.com

18/11/2017

Address

Jalan Amil Wahab No. 51b Rt. 08 Rw. 09 Kel. Kramatjati Kec. Kramatjati Jakarta Timur
Jakarta
13510

Opening Hours

Monday 09:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

+6281902639545

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Solusi Perkebunan & Pertanian Dengan Pupuk Organik Nasa 081902639545 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share