Drawing Design Studio "12 Tadulako

Drawing Design Studio "12 Tadulako Biro architecture

06/10/2015
09/04/2014

“ARSITEKTUR YANG BERAKAR”. Mungkin diantara kita masih bingung dengan makna judul kajian kita kali ini. Hal itu menjadi wajar sebab admin juga awalnya tidak paham. Dan ternyata kalimat diatas mengandung makna dari filosofi Akar,: yakni keinginan kuat untuk terus berakar baik dari segi Ekonomi, Sosial, dan Budaya. Dan Anomi : yakni punya semangat dan motivasi untuk terus berusaha.
Sebelum kita melangkah jauh, Ana mau memberitahu kepada kalian mengenai hal dasar yang Arsitek harus “miliki” dalam dirinya :
1. Sebelum mendisain bangunan, Arsitek harus memahami bahwa segala sesuatu (konstruksi bangunan) saling berkaitan.
2. Arsitek dituntut untuk mengolah bumi dengan seefisien mungkin.
3. Memberikan sumbangsi terhadap dunia, itulah tugas Arsitek.
Bila hal diatas sudah menjadi milik seorang Arsitek, maka itu sudah menjadi tambahan modal untuk menjaga alam ini.

Sebagaimana manusia diciptakan berbeda dengan mahluk yang bernama binatang. Sebab manusia dibekali dengan akal pikiran untuk terus dipergunakan untuk berpikir dan mencari ide-ide yang baru. Dan melalui Ide tersebut, manusia dapat melakukan berbagai macam perubahan. Adapun sedikit hal yang berkaitan dalam penemuan Ide adalah : Mengumpulkan data, bereksperimen, dan bukan tentang benar salah, tentang pilihan, dan proses belajar.
Hingga Ide yang ada pada manusia itu dipergunakan, maka ada yang namanya proses belajar. Baik itu belajar mengenai Isu / persoalan loal, eksperimen, belajar untuk mencoba berhasil dan sedikit gagal, dan praksi terus menerus.
Ide dan Belajar memang tidak bias dipisahkan. Sebab keduanya adalah hal mendasar untuk terciptanya segala sesuatu dari manusia. Seperti halnya rekonstruksi Arsitektur nusantara yang telah melalui tahap demi tahap pembentukannya. Yakni merupakan pilihan dan bukan ideology, penggalian ide melalui (nilai, filosofi, bentuk, material,…), bukan keharusan yang paling benar, berhubungan denggan regionalism (system budaya, sikap kritis, ungkapan identitas, dan relasi dengan alam), sama seperti budaya yang tidak terlepas dari pengaruh luar.
Peduli atau tidak, kita seharusnya menyadari bahwa bumi kita tengah mengalami banyak problem yang mendera. Tinggal bagaimana kita bertindak setelah mengetahui isu yang tengah mengancam kelestarian bumi. Apakah tetap dengan keegoisan kita, ataukah beralih menjadi manusia cerdas dan peduli lingkungan.

28/02/2014

PENGENDALIAN RADIASI MATAHARI (SOLAR RADIATION CONTROL)

Pengendalian Radiasi Matahari (Solar Radiation Control)
Pengaturan sinar matahari yang masuk kedalam bangunan merupakan langkah utama yang harus dilakukan dalam proses pendinginan secara pasif. Modulasi sinar matahari dalam proses pengaturan ini dapat dicapai dengan memperhatikan (Santamouris dkk,1996) :
– Orientation dan aperture geometry
– Shading devices
– Property of opaque dan transparent surfaces.
Orientasi dan bukaan jendela merupakan aspek yang selalu berkaitan erat dalam mengendalikan radiasi matahari yang masuk bangunan. Bangunan dengan kebutuhan sinar matahari untuk menghangatkan ruangan membutuhkan bukaan dan arah orientasi menuju sinar matahari. Sebaliknya bangunan dengan tingkat kebutuhan radiasi panas yang rendah membutuhkan bukaan dan arah orientasi yang menghindari bertatapan langsung dengan sinar matahari. Dengan mengatur bentuk dan arah orientasi radiasi langsung matahari dapat diatur sesuai dengan posisi lokasi dari equator.
Penggunaan elemen pembayangan merupakan langkah lanjutan yang dapat ditempuh setelah mengendalikan orientasi dan bukaan. Jika orientasi dan bukaan tak dapat ditoleransi dikarenakan kebutuhan perancangan, maka elemen pembayangan menjadi sangat penting. Elemen pembayangan dapat dirancang sesuai dengan posisi dan arah kedatangan radiasi matahari sehingga bukaan dapat terlindung dari radiasi sinar langsung. Terdapat 2 klasifikasi elemen pembayangan (Santamouris dkk, 1996), yaitu :
– Elemen pembayangan permanen (fixed shading elements), disini termasuk dalam posisi eksternal antara lain dalam bentuk overhang, vertical fins, kombinasi horisontal dan vertikal (egg-crate type), balkon. Jika dalam posisi internal antaralain dalam bentuk light-shelves dan louvre di atas jendela.
– Elemen yang dapat diatur (adjustable /retracable shading elements), yang termasuk elemen eksternal adalah tenda, awning, blinds, pergola, dan yang internal seperti curtains, rollers, venetian blinds.
Operasional dari elemen-elemen tersebut sangat tergantung dari kebutuhan ruangan tersebut. Faktor diluar bangunan yang juga dapat berfungsi sebagai elemen pembayangan adalah vegetasi disekitar bangunan. Vegetasi yang berada dekat dengan jendela dapat memberikan efek pembayangan dan mengakibatkan berkurangnya radiasi langsung sinar matahari.
Penetrasi radiasi matahari menuju bangunan melalui jendela juga ditentukan oleh kualitas solar optical dari material kaca tersebut. Bahan yang bersifat opaque dan transparan mempunyai sifat yang berbeda dalam meneruskan radiasi langsung sinar matahari. Dengan mengendalikan thermal property dari material kaca penetrasi dapat diatur jumlahnya. Sifat material transparan dikendalaikan melalui aspek reflectivity, solar transmittance, dan absorptance.

Address

Palu

Telephone

082394212268

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Drawing Design Studio "12 Tadulako posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Drawing Design Studio "12 Tadulako:

Share