31/12/2023
LA TAKHOF WALA TAHZAN!
Semakin kamu menolakNya, semakin lama dan susah proses perjalananmu.
Kamu mengaku Beriman, tapi pada kenyataannya kamu tunduk bukan pada aturan Allahmu
Kamu lebih percaya pada apa yang kau takuti dibanding percaya pada Allah yang berkuasa.
Itu sama saja dengan menjadikan ketakutanmu sebagai Allahmu. Kau jadikan Gagasanmu menjadi Allahmu,
Kauanggap aturan Allahmu tak setoleran dan se luwes aturan produk ambisimu.
Allah yang berkuasa, sanggup melepaskanmu dari segala persoalan negerimu dan duniamu.
Apakah ketakutanmu sanggup melakukannya?
Jika tidak, mengapa kamu masih lebih mempercayainya?
Apakah dengan terus memegang erat-erat ketakutanmu itu akan menyelesaikan masalahmu?
Dengan seribu satu alasan kamu terus mencoba membenarkan dirimu, bahwa jalan yang sedang kamu tempuh saat ini adalah takdir Allah dan kamu harus menanggungnya sampai akhir.
Tapi jika kamu mengenal dengan baik Allah yang penuh kuasa itu, kamu akan tahu bahwa Allah tidak menyediakan segala sakit penyakit apapun untuk ditanggung oleh hambanya.
Kamu hanya perlu datang kepada Allah yang penuh kuasa dan Maha membebaskan.
Kamu harus alami sendiri Allah yang berkuasa itu seperti apa.
Jika kamu ingin sembuh, datang dan mintalah kepada-Nya kesembuhan itu, TANPA RAGU! Wahai negeriku.
Hai jiwa yang tenang.
Kembalilah kepada Aturanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya.
Maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku,
dan masuklah ke dalam surga-Ku.( Q.s. Al fajr:27-30)
Karena, tidak mempercayai Aturan Tuhanmu adalah sumber segala penyakitmu!
Ketidakpercayaanmu kepada-Nya itu sama saja dengan kamu telah menutup pintu bagi pertolongan-Nya.
Maka kemanapun kamu pergi untuk berobat, kamu tidak akan berhasil!
Walaupun kamu pergi ke dokter terhebat, itu tidak akan menyembuhkanmu!
Karena yang pertama-tama harus disembuhkan adalah ketidakpercayaanmu itu!
Ketidakpercayaan pada Allah itulah berhalamu.
Kamu lebih s**a mempercayai pikiran dan ide-idemu sendiri.
Kamu merasa lebih pintar daripada Allah.
Kamu tidak datang merendahkan hati kepada-Nya dan mengakui bahwa Dia jauh lebih berkuasa daripada mereka yang kamu anggap bisa menolongmu!
Lihatlah, bahwa ketidakpercayaan alias kedegilan alias tegar tengkukmu itu akhirnya membuahkan rasa takut dan kecemasan yang sangat menguras energimu.
Pada akhirnya, ketidakpercayaan, kesombongan dan ketakutan menjadi tiga serangkai yang menghancurkanmu dengan lebih cepat.
Masih mau bertahan dengan pilihan seperti ini?
Begitu susahkah bagimu untuk merendahkan hati dan mengakui bahwa apa yang selama ini kamu percayai ternyata bukan Allah yang hidup dan berkuasa?
Carilah Allah yang hidup dan berkuasa dan AKUILAH DIA.
Datanglah pada-Nya dan mintalah pada-Nya.
Ia akan membuktikan bahwa Ia dapat kau percaya.
Ia akan membuktikan bahwa Dia hadir dimanapun berada
Ia bisa dirasa, karena kamu adalah UtusanNya.
Yasin,
Demi Qur’an sebagai hukum
sesungguhnya kamu adalah bagian dari Utusannya
Itulah shirotol mustaqiem ( Yaasin :1-3)