25/02/2017
*"KISAH POLISI YANG MENILANG SAHABATNYA"*
_Mohon baca dan resapi...._
Priiiiit.......!! Prittttt....
"Tolong tunjukkan SIM-nya!" kata Polantas. Dengan wajah kesal si pengemudi berkata, "Maaf pak, saya tahu bahwa saya salah telah menerobos lampu merah, tapi tolong Pak jangan ditilang, saya buruΒ² karena anak saya ultah". Sambil cemas Pengemudi yang bernama Ari itu menatapi wajah polisi tersebut yang ternyata adalah teman SMA, "Lho.. kau kan si Tono, kita temen SMA dulu!" sambut Ari dengan nada lega.
Tapi Tono si Polisi tersebut hanya senyum sambil tetap bersikukuh minta SIM si Ari.
Dengan kecewa Ari pun memberikan SIM-nya kemudian langsung masuk ke dalam mobilnya dan menutup kaca pintunya rapatΒ².
Sementara Tono menulis sesuatu di kertas tilangnya. Beberapa saat kemudian, Tono mengetuk kaca pintu mobil Ari.
Sambil memandangi wajah Tono penuh kecewa, Ari pun buka kaca pintu mobilnya hanya sedikit saja, maksud hanya cukup untuk selipkan kertas tilang saja. Tonopun memberikan kertas lewat kaca yang terbuka hanya sekitar 2 cm itu lalu pergi tanpa kata. Sambil menggerutu kesal, Ari membuka kertas itu, tapi... "Hei, apa ini? Kenapa SIM saya dikembalikan dan ini kertas apa!" Gumam Ari.
Segera Ari membuka
kertas pemberian Tono tersebut dan ternyata Tono tidak menilangnya, tapi justru menulis surat yang isinya: "Hai Ari, kau tahu gak? Dulu saya punya anak satuΒ²nya yang meninggal ditabrak Penerobos Lampu Merah.
Pengemudinya dihukum 3 bulan. Setelah bebas ia dapat berkumpul dan memeluk anaknya lagi. Sementara saya... saya tidak dapat melihat apalagi memeluk anak saya lagi. Beribu kali saya mencoba untuk memaafkan pengemudi itu tapi tidak bisa.
Maafkan saya Ari, hatiΒ² di jalan. Titip salam buat keluargamu & selamat ulang tahun buat anakmu!"
Langsung Ari pun keluar dari mobilnya hendak menjumpai Tono, tapi Tono sudah tidak ada di posnya.
Sepanjang jalan perasaan hati Ari tak menentu, berharap kesalahannya dapat termaafkan.
Tak selamanya pengertian kita sama dengan pengertian orang lain. Terkadang perasaan senang kita justru menyakitkan buat Orang lain. Kalau anda sayang dengan orang di sekitar anda, berbagilah cerita ini...
(Semoga bermanfaat)
πππΎπ·πππΎπ·ππ
dari Andri Wongso