18/09/2022
BUAH LANDAK, dan BUAH CENGKEH PADA TANAMAN KELAPA SAWIT
Banyaknya keluhan dari padara petani dimana tanaman kelapa sawitnya berbuah Landak, Cengkeh, dan dalam arti buah yang dihasilkan adalah abnormal
Disamping itu banyaknya tawaran dari para produsen dan distributor pupuk untuk menggunakan formula mereka baik organik maupun an organik untuk meningkatkan panen kelapa sawit yang tentu saja akan menambah biaya pengeluaran oleh para petani
Perlu kita ketahui bersama, bahwa buah yang dihasilkan oleh tanaman kelapa sawit adalah suatu proses polinasi antara bunga jantan dan bunga betina dan secara prinsip penyerbukan dalam tanaman kelapa sawit adalah penyerbukan serumah dimana bunga jantan dan betina dapat tumbuh secara terpisah dalam satu pohon, sehingga dapat terjadi polinasi (penyerbukan secara alami) dan bisa juga dilakukan dengan menggunakan serangga penyerbuk kelapa sawit (SPKS), berarti secara alamiah sawit dapat berbuah dengan sempurna baik melalui proses polinasi alami (angin) dan SPKS) maupun bantuan manusia..
Pertanyaan nya apabila buah tanaman kelapa sawit tidak berkembang dengan sempurna harus dilihat dulu faktor faktor yang berpengaruh kenapa buah yang dihasilkan itu abnormal, dan jgn buru buru membeli pupuk yang akan menghabiskan biaya tinggi
Faktor faktor yang berpengaruh antara lain Lingkungan pohon maupun lingkungan hamparan tidak baik (sanitasi tanaman buruk dan tidak pernah di kastrasi sebelumnya), gulma pengganggu baik pada piringan maupun pada gawangan gangguan jamur pada bunga jantan maupun betina, penggunaan pembasmi hama tanaman/insectisida yang berlebihan, juga penggunaan herbisida yang berlebihan, yang bisa mematikan serangga SPKS yang secara alami membantu proses penyerbukan. Untuk menanggulangi nya dapat dilakukan dilakukan dengan melakukan penyerbukan buatan, Lakukan sanitasi tanaman, dengan membuang buah yang sudah busuk dan membersihkan efifit (tanaman penggangu yang merambat di tanaman kelapa sawit) tujuan ini dapat menekan pertumbuhan jamur, lakukan kastrasi bagi tanaman yang belum dilakukan kastrasi pada TBM, tetap di panen buah yang cacat, lakukan pruning dan pemotongan tunas secara baik sesuai dengan usaia tanaman (baik songgo 2 maupun songgo 3 bagi tanaman muda dan remaja, dan songgo 1 bagi tanaman tua) , sehingga proses pemasakan dan penyempurnaan buah melalui proses fotosintesa tanaman berlangsung dengan sempurna
Perlu diingat proses ini dapat berlangsung lama sehingga buah pada tanaman akan menjadi normal kembali (minimal 6 bulan) karena proses mulai pembentukan buah hingga panen memakan waktu kurang lebih 6 bulan.
Semoga menjadi bahan masukan .. tks