28/07/2020
RAHSIA TANAMAN KUNYIT HITAM
Tanaman kunyit hitam asli memiliki umbi berwarna hitam pekat seperti lerak. Ia dikenali dengan nama ilmiah Curcuma Caesia. Di dataran Eropah dan Timur Tengah terkenal dengan sebutan Black Turmeric manakala di Thailand, Indonesia dan Malaysia di kenali dengan nama KUNYIT HITAM.
Kunyit Hitam adalah tanaman asli dari daerah India atau Timur laut. Namun demikian masyarakat di Asia Tenggara khususnya di Indonesia dan Thailand telah melakukan budidaya tanaman kunyit hitam, namun tidak sebanyak budidaya kunyit berwarna kuning,
Hal itu karena pemeliharaan dan pengembangbiakan kunyit hitam tidak semudah kunyit umumnya, dimana lebih rumit pembudidayaan kunyit hitam dan juga memerlukan ketelatenan lebih.
Kunyit hitam mengandung zat antioksidan yang tinggi, kandungan antioksidan memiliki peranan penting dalam menghambat penuaan pada tubuh.
Di negara asalnya India, Pakistan dan Turki, kunyit hitam sudah dinyatakan sebagai bahan herbal yang terancam pupus, hal itu disebabkan permintaan dan penggunaan herbal kunyit hitam sangat tinggi, sehingga menyebabkan eksploitasi secara berlebihan terhadap bahan kunyit hitam.
Berdasarkan berbagai uji yang telah dilakukan, di dalam kunyit hitam ditemukan kandungan karbohidrat, protein, fenol, minyak tetap dan lemak, steroid, terpenoid, alkaloid, glikosida, dan tanin.
Dilaporkan kandungan kimia di dalam kunyit hitam mengandung a-pienne, b-pienne, b-ocimene’ (E and Z), camphor, linalool, caryphyllene, borneol, camphene, menthol, dan cis-b-ocimene.
Secara tradisional, kunyit hitam banyak dimanfaat untuk pengobatan seperti asma, demam tinggi, kista, kanker, impotensi, epilepsi, gangguan haid, alergi, luka bakar, jerawat, sakit gigi, dan untuk perawatan kulit.